BNN Ungkap 746 Kasus Narkoba dan Ringkus 1.174 Tersangka Sepanjang 2025

Oleh: Bachtiarudin Alam
Sabtu, 20 Desember 2025 | 14:43 WIB
Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto. (Foto/Dok BNN)
Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto. (Foto/Dok BNN)

BeritaNasional.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil membongkar 746 kasus narkoba sepanjang 2025. Dari sekian ratus kasus, terungkap adanya 42 jaringan narkoba yang terorganisasi. Yakni, 33 jaringan nasional dan 9 jaringan internasional selama 2025.

Kepala BNN Suyudi Ario Seto mengatakan, dari pengungkapan kasus tersebut, telah ada 1.174 tersangka dengan 16 di antaranya merupakan buronan yang ditangkap.

“Selama 2025, BNN RI berhasil menangkap 16 orang DPO yang terlibat dalam jaringan peredaran pelaku narkotika," ujar Suyudi yang dikutip pada Sabtu (20/12/2025).

Paling terbaru, penangkapan dilakukan terhadap gembong narkoba buronan interpol Paryatin alias Dewi Astutik seorang WNI salah satu pengendali peredaran narkoba di İndonesia, Laos, Hongkong, Korea Selatan, Brasil, hingga Ethiopia.

Peran Dewi sempat terbongkar ketika menjadi aktor intelektual penyelundupan dua ton sabu senilai Rp5 triliun dari jaringan Golden Triangle Myanmar, Thailand, dan Laos berhasil digagalkan pada Mei 2025.

Selain itu, Dewi terlibat dalam sejumlah kasus besar pada 2024 yang berhubungan dengan jaringan Golden Crescent, jaringan narkoba yang beroperasi melalui Iran dan Turki hingga menyebar ke Eropa.

Sementara itu, barang bukti yang disita BNN lebih dari 4 ton sabu, 2.178.306,42 gram ganja, 2.061,56 gram ganja sintetis, 364.750 butir ekstasi, serta kokain 4.703,71 gram.

“Pengejaran terhadap pelaku kejahatan narkotika yang masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO,’ ujar Suyudi.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: