Pastikan Kualitas Rumah KPR Sejahtera, Prabowo Berdialog dengan Debitur dari 33 Provinsi

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 20 Desember 2025 | 20:15 WIB
Presiden Prabowo Subianto (tengah) saat meninjau rumah KPR Sejahtera. (Foto/BPMI)
Presiden Prabowo Subianto (tengah) saat meninjau rumah KPR Sejahtera. (Foto/BPMI)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto memastikan langsung kualitas hunian subsidi pemerintah dalam acara Akad Massal 50.030 Unit KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) 2025.

Melalui konferensi video dari Perumahan Pondok Banten Indah, Serang, Sabtu (20/12/2025), Kepala Negara menyapa para debitur yang tersebar di 33 provinsi.

Dalam dialog tersebut, Presiden ingin memastikan bahwa rumah yang diterima masyarakat bukan sekadar bangunan, melainkan hunian yang berkualitas, aman dari banjir, serta memiliki akses air dan listrik yang memadai.

Apresiasi untuk Anak Muda Mandiri

Salah satu momen menarik terjadi saat Presiden berbincang dengan Lalu Atha Yuda Fansyuri, seorang pemilik warung kelontong asal Nusa Tenggara Barat (NTB). Di usianya yang baru 23 tahun, Lalu telah resmi memiliki rumah subsidi sendiri.

Lalu melaporkan kepada Presiden bahwa kondisi rumah yang sudah ia tempati selama sebulan sangat memuaskan.

“Bagus, alhamdulillah sangat bagus,” ujar Lalu, yang juga memastikan rumahnya bebas banjir dan lingkungannya bersih.

Mendengar hal itu, Presiden Prabowo spontan memberikan pujian. Beliau berharap keberhasilan Lalu bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk berani merintis masa depan.

“Wih, 23 sudah punya rumah. Hebat,” ujar Presiden Prabowo dengan nada bangga.

Dialog kemudian berlanjut ke ujung timur Indonesia. Adrian Yawan, seorang pegawai honorer di Jayapura, Papua, turut menyampaikan rasa syukur atas rumah barunya.

"Puji Tuhan, Bapak. Rumahnya bagus. Sumber airnya baik, Bapak," kata Adrian kepada Kepala Negara.

Suasana hangat juga terasa saat Presiden menyapa Sri Wulandari, seorang penjual makanan asal Kalimantan Barat. Presiden secara khusus memberikan ucapan selamat atas keberhasilan Sri memiliki hunian layak melalui program ini.

"Oke. Alhamdulillah. Terima kasih, ya. Selamat, ya, Bu," tutur Kepala Negara.

Laporan serupa juga datang dari debitur di Sulawesi Selatan dan Sumatra Utara. Mereka mengonfirmasi bahwa fasilitas dasar seperti air dan listrik berjalan lancar, serta lingkungan perumahan dalam kondisi bersih dan aman.

Komitmen Negara untuk Rakyat

Menutup rangkaian dialog tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa menyapa seluruh debitur satu per satu. Namun, ia menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah memastikan program ini berjalan tepat sasaran dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

"Terima kasih semuanya, ya. Saya mungkin minta maaf tidak bisa menyapa semua satu-satu. Tapi yang penting saudara semuanya dalam keadaan baik, dan rumah yang saudara terima dalam keadaan baik dan juga program ini kita jalankan semuanya dengan lancar dan baik," pungkas Presiden Prabowo.

Hadirnya rumah-rumah berkualitas ini diharapkan menjadi fondasi bagi keluarga Indonesia untuk hidup lebih sejahtera dan mandiri di masa depan.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: