Ini 6 Penyebab Gusi Bengkak, Apa Saja?
BeritaNasional.com - Gusi bengkak sering kali dianggap masalah sepele karena tidak selalu menimbulkan rasa nyeri. Padahal, kondisi ini bisa menjadi tanda awal adanya gangguan kesehatan pada mulut dan gigi, bahkan berkaitan dengan penyakit tertentu.
Gusi yang membesar, kemerahan, mudah berdarah, atau terasa tidak nyaman saat mengunyah merupakan gejala yang tidak boleh diabaikan.
Lalu apa saja penyebab gusi bengkak?
1. Penumpukan plak dan karang gigi
Kurangnya kebiasaan menjaga kebersihan gigi, seperti jarang menyikat gigi, dapat menyebabkan plak menempel dan menumpuk di permukaan gigi.
Seiring waktu, plak yang tidak dibersihkan akan mengeras menjadi karang gigi. Kondisi ini dapat memicu peradangan pada jaringan gusi, sehingga gusi tampak membesar dan meradang.
2. Kebiasaan merokok
Zat berbahaya dalam rokok, termasuk nikotin dan tar, dapat merusak jaringan di rongga mulut. Perokok memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit gusi dibandingkan mereka yang tidak merokok.
Nikotin juga dapat mengurangi aliran darah ke gusi, membuatnya lebih mudah iritasi dan memperlambat proses penyembuhan luka. Selain itu, merokok sering menyebabkan perubahan warna gusi dan bau mulut.
3. Sisa makanan yang terselip di gigi
Potongan makanan yang tertinggal di sela-sela gigi atau menyangkut di gusi bisa menimbulkan iritasi. Jika tidak segera dibersihkan, sisa makanan tersebut dapat memicu pembengkakan dan rasa tidak nyaman pada gusi.
4. Gingivitis
Gingivitis atau radang gusi merupakan salah satu penyebab paling umum dari gusi bengkak. Peradangan ini terjadi akibat penumpukan plak yang menjadi tempat berkembangnya bakteri.
Gejalanya sering ringan, banyak orang tidak menyadari bahwa mereka mengalami radang gusi hingga kondisinya memburuk.
5. Kurang vitamin C
Asupan vitamin C yang tidak mencukupi dapat mempengaruhi kesehatan jaringan mulut. Kondisi ini kerap ditandai dengan sariawan yang sering muncul, pembengkakan pada bibir dan lidah, serta pembesaran gusi.
6. Abses gigi
Abses gigi adalah infeksi bakteri yang ditandai dengan benjolan berisi nanah di sekitar gigi atau gusi. Kondisi ini membuat gusi tampak membengkak dan biasanya disertai rasa nyeri.
Abses gigi tidak dapat sembuh dengan sendirinya dan memerlukan penanganan medis segera karena berisiko menimbulkan komplikasi serius.
Sumber: Antara

TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 20 jam yang lalu







