H-3 Nataru, 33 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Jalan Layang MBZ
BeritaNasional.com - PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) selaku pengelola Ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) mencatat peningkatan signifikan volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Pada H-3 libur Nataru, atau tanggal 22 Desember 2025, tercatat sebanyak 33.131 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui Ruas Jalan Layang MBZ. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 46,47% dari lalu lintas normal yang hanya mencapai 22.619 kendaraan.
GM Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek, Desti Anggraeni, mengatakan bahwa kepadatan juga terjadi pada arah sebaliknya, meskipun tidak setinggi arus keluar.
"Volume lalu lintas kendaraan yang mengarah ke Jakarta melalui Ruas Layang MBZ pada H-3 tercatat mencapai 31.717 kendaraan, naik hingga 30,34% dari kondisi lalu lintas normal sebanyak 24.334 kendaraan," jelas Desti Anggraeni, Selasa (23/12/2025).
Secara kumulatif, sejak H-7 hingga H-3 libur Nataru 2025/2026, PT JJC mencatat total sebanyak 174.559 kendaraan telah meninggalkan Jakarta melalui Ruas Jalan Layang MBZ. Angka ini naik sebesar 27,1% dari lalu lintas normal (137.338 kendaraan).
Sementara itu, kendaraan yang menuju Jakarta melalui Ruas Jalan Layang MBZ dalam periode H-7 sampai H-3 tercatat sebanyak 162.984 kendaraan, meningkat sebesar 18,44% dari lalu lintas normal 137.338 kendaraan.
PT JJC mengimbau kepada pengguna jalan tol yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ agar selalu mengutamakan keselamatan. Pengendara diimbau untuk mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, memperhatikan kecukupan BBM dan daya listrik kendaraan, serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas jika terjadi kepadatan.
EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






