Komisi V DPR Dorong Optimalisasi Kawasan Transmigrasi jadi Lumbung Pangan Nasional

Oleh: Ahda Bayhaqi
Rabu, 24 Desember 2025 | 14:14 WIB
Komisi V DPR dorong optimalisasi kawasan transmigrasi jadi lumbung pangan nasional. (BeritaNasional/Fraksi Gerindra)
Komisi V DPR dorong optimalisasi kawasan transmigrasi jadi lumbung pangan nasional. (BeritaNasional/Fraksi Gerindra)

BeritaNasional.com - Anggota Komisi V DPR RI Danang Wicaksana Sulistya (DWS) mendorong Kementerian Transmigrasi (Kementrans) mengoptimalkan kawasan transmigrasi menjadi kawasan ekonomi baru sekaligus lumbung pangan nasional.

Danang menilai, program transmigrasi tidak hanya dipandang sebagai perpindahan penduduk dari wilayah padat ke daerah yang masih jarang penduduk, tapi harus menjadi strategi besar negara mewujudkan pemerataan ekonomi dan pembangunan berkeadilan.

"Kawasan transmigrasi memiliki potensi luar biasa. Jika dikelola dengan serius, kawasan ini bisa menjadi lumbung pangan nasional sekaligus pusat produksi baru yang berorientasi ekspor," kata Danang kepada wartawan Rabu (24/12/2025).

Danang mengatakan, potensi kawasan transmigrasi belum digarap secara optimal. Sementara sumber daya lahan, tenaga kerja, dan peluang pengembangan sektor pertanian serta agroindustri sangat besar. Dengan dukungan modernisasi pertanian dan pembangunan infrastruktur yang memadai, kawasan transmigrasi diyakininya dapat menjadi penggerak ekonomi daerah.

Politikus Partai Gerindra ini juga berpendapat, kawasan transmigrasi mampu menyumbang nilai ekspor menjadi lebih besar. Namun hal tersebut harus didorong oleh pemerintah khususnya Kementrans untuk melakukan pembinaan dan pengembangan kawasan. Ke depan, kawasan transmigrasi bisa menjadi tulang punggung ekonomi nasional, bukan sekadar masyarakat pinggiran.

"Pengembangan kawasan transmigrasi diharapkan menjadi penggerak ekonomi daerah dan nasional. Mereka bukan warga kelas dua, tetapi aset bangsa yang harus diberdayakan," tegasnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Danang mendorong pemerintah, khususnya Kementrans, agar memberikan dukungan nyata berupa akses permodalan, pemanfaatan teknologi pertanian modern, serta kemudahan akses pasar bagi para transmigran.

Danang menegaskan, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta menjadi kunci keberhasilan pengembangan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan.

"Jika dikelola secara terintegrasi dan berkelanjutan, kawasan transmigrasi akan menjadi kekuatan baru ekonomi nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia," pungkasnya.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: