Presiden Brasil Klaim Tarif AS Tak Beri Dampak Berarti

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 24 Desember 2025 | 16:30 WIB
Presiden Brazil Luiz Inácio Lula da Silva (kiri) bersama Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta. (Beritanasional/Oke Atmaja)
Presiden Brazil Luiz Inácio Lula da Silva (kiri) bersama Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta. (Beritanasional/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva memberikan sinyal positif terkait kondisi ekonomi negaranya di pengujung 2025. 

Dalam pernyataannya pada Selasa (23/12/2025) waktu setempat, Lula menegaskan bahwa perekonomian Brasil tetap kokoh meskipun dihantam kebijakan tarif baru dari Amerika Serikat (AS).

Lula menilai kebijakan perdagangan AS yang sempat dikhawatirkan ternyata tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap stabilitas ekonomi nasional Brasil.

Dalam pidatonya yang membahas situasi domestik dan hubungan bilateral dengan AS, Lula menyampaikan rasa puasnya terhadap performa ekonomi Brasil sepanjang tahun ini. Ia menyoroti kembalinya daya beli masyarakat sebagai indikator utama keberhasilan.

"Tahun ini berakhir dengan baik. Harga pangan turun, dan masyarakat sekali lagi mampu membeli barang-barang yang sebelumnya menjadi lebih mahal. Bahkan tarif yang dikenakan Amerika Serikat terhadap Brasil pada akhirnya menjadi tidak relevan," kata Lula.

Lula menekankan bahwa ekonomi Brasil telah membuktikan ketahanan dan kemampuan adaptasinya yang luar biasa. 

Meski ketegangan geopolitik dan kebijakan perdagangan global terus berubah, Brasil dinilai mampu berdiri tegak tanpa bergantung sepenuhnya pada dinamika pasar di Washington.

Di tingkat lokal, penurunan harga pangan menjadi kemenangan penting bagi pemerintahan Lula. 

Hal ini berdampak langsung pada keluarga berpenghasilan rendah yang sebelumnya sempat kesulitan akibat kenaikan harga barang pokok.

Menurut Lula, peningkatan daya beli secara bertahap ini telah menciptakan persepsi sosial yang jauh lebih positif di mata penduduk Brasil. 

Dengan kondisi inflasi pangan yang terkendali, masyarakat kini menyambut akhir tahun dengan rasa optimistis.

Pernyataan sang Presiden ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa Brasil siap menghadapi tantangan ekonomi tahun depan dengan basis domestik yang semakin kuat dan mandiri.

Sumber: Xinhua Newssinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: