MPR Nilai Usulan Pilkada Melalui DPRD Layak Dikaji demi Perbaikan Demokrasi
BeritaNasional.com - Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menilai usulan pemilihan kepala daerah melalui DPRD patut dipertimbangkan sebagai bagian dari evaluasi sistem demokrasi.
Ia menegaskan pengalaman panjang dalam pergelaran pilkada langsung menunjukkan adanya ekses.
“Kami melihatnya itu adalah sebuah usulan yang memang layak dipertimbangkan,” ujar Eddy di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (29/12/2025).
Ia merujuk pengalaman selama satu dekade sebagai sekjen partai. Dia melihat adanya peningkatan intensitas di berbagai seperti money politics dan politik dinasti.
"Dan, pada saat itu, ada politik identitas yang sangat besar intensitasnya ketika Pilkada itu dilaksanakan secara langsung," tuturnya.
Ia menjelaskan harapan agar mekanisme DPRD dapat menekan ekses negatif pemilihan langsung.
“Kita ingin melihat bagaimana kemudian jika model itu kita kembalikan kepada model perwakilan melalui DPRD agar ekses-ekses tersebut bisa kemudian kita kurangi,” kata dia.
Eddy juga mengingatkan adanya faktor psikologis publik yang sudah terbiasa memilih langsung. Namun ia menekankan evaluasi tetap diperlukan.
“Kita telah mencoba pemilihan langsung, eksesnya cukup besar, cukup banyak aspek negatifnya,” lanjut Eddy.
Ia menyebut poin penting dalam Pancasila. Menurutnya, kajian ini ditujukan memperbaiki kualitas demokrasi sekaligus kualitas kepemimpinan daerah.
“Ini menjadi bahan kajian bagi kita semua sehingga nanti output-nya itu adalah untuk memperbaiki kualitas dari demokrasi kita, kualitas dari pemilihan kepala daerah kita,” ucapnya.
Ia memastikan usulan tetap berada dalam koridor konstitusi. Jika ada pihak yang menilai sebaliknya, ia mempersilakan penggunaan jalur hukum.
“Bagi mereka yang merasa hal ini tidak konstitusional, ada jalurnya untuk membawa ini ke Mahkamah Konstitusi (MK),” tandasnya.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 23 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu







