TNI AD Siap Bantu Pemprov Sumut dan Pertamina Atasi Kendala Distribusi BBM
BeritaNasional.com - TNI Angkatan Darat (AD) menyatakan kesiapan untuk membantu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) dan PT Pertamina dalam mengatasi kendala distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sumatera Utara. Bantuan tersebut diberikan atas permintaan Pemprov Sumut serta PT Pertamina melalui mitra operasionalnya, PT Elnusa Petrofin, sebagai langkah sementara guna memastikan distribusi BBM kepada masyarakat tetap berjalan hingga kondisi kembali normal.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy menjelaskan bahwa permohonan bantuan disampaikan secara resmi melalui surat PT Elnusa Petrofin tertanggal 14 Juli 2026 terkait pendampingan, pengamanan, dan pengawasan jalur distribusi BBM di wilayah Fuel Terminal Medan.
Menurutnya, permintaan tersebut mengacu pada Nota Kesepahaman antara PT Pertamina (Persero) dan Tentara Nasional Indonesia Nomor SP-016/C00000/2022-SO dan Nomor NK/20/IX/2022/TNI tanggal 20 September 2022 tentang optimalisasi dan sinergitas penyelenggaraan pengamanan Objek Vital Nasional Strategis dan objek lainnya.
“Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa meningkatnya permintaan BBM/BBK di Sumatera Utara memerlukan dukungan agar distribusi ke SPBU tetap berjalan tepat waktu. Karena itu, PT Elnusa Petrofin meminta bantuan personel TNI untuk melakukan pendampingan terhadap awak mobil tangki selama proses pendistribusian,” jelas Sandy, Rabu (15/7/2026).
Sebagai tindak lanjut, Kodam I/Bukit Barisan menugaskan 18 personel yang memiliki kualifikasi mengemudikan kendaraan berat untuk membantu kelancaran operasional distribusi BBM.
Sandy menjelaskan, penugasan tersebut juga didasarkan pada pengalaman penanganan berbagai bencana di Sumatera Utara, di mana keterbatasan pengemudi kendaraan berat kerap menjadi kendala dalam distribusi logistik maupun BBM kepada masyarakat.
“Perbantuan ini bersifat sementara dan dilaksanakan sesuai kebutuhan di lapangan. Apabila distribusi BBM telah kembali normal, maka perbantuan tersebut akan berakhir. Pada prinsipnya, TNI AD siap membantu pemerintah daerah dalam mengatasi kesulitan masyarakat sesuai permintaan dan ketentuan yang berlaku,” ujar Sandy.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan personel TNI AD tidak bertujuan mengambil alih tugas maupun kewenangan Pertamina atau PT Elnusa Petrofin, melainkan sebagai bentuk sinergi antarlembaga guna memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap berjalan lancar.
Sesuai surat permohonan, dukungan personel TNI tersebut bersifat terbatas, yakni mulai 14 hingga 17 Juli 2026 atau hingga kondisi distribusi BBM dinyatakan kembali normal.
Kodam I/Bukit Barisan berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, Pertamina, PT Elnusa Petrofin, serta seluruh pemangku kepentingan dapat mempercepat normalisasi distribusi BBM sehingga kebutuhan masyarakat segera terpenuhi dan aktivitas sosial maupun perekonomian di Sumatera Utara kembali berjalan lancar.
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu







