Thomas Frank Jelaskan Peran Brennan Johnson yang Tergerus di Tottenham

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 01 Januari 2026 | 11:43 WIB
Penggawa Tottenham Hotspur sedang menguasai bola. (Foto/tottenhamhotspur.com)
Penggawa Tottenham Hotspur sedang menguasai bola. (Foto/tottenhamhotspur.com)

BeritaNasional.com -  Pelatih Tottenham Hotspur, Thomas Frank, akhirnya angkat bicara soal perubahan peran Brennan Johnson di dalam tim.

Ia mengakui bahwa kehadiran Mohammed Kudus membuat persaingan di sektor sayap semakin ketat, di tengah kabar ketertarikan serius dari Crystal Palace terhadap Johnson.

Tottenham sendiri tengah memburu momentum positif saat bertandang ke markas Brentford di Gtech Community Stadium, Kamis malam. Namun di balik persiapan laga tersebut, isu masa depan Johnson terus mencuat dan menjadi topik yang sulit dihindari.

Dalam sesi jumpa pers jelang pertandingan, Frank menegaskan bahwa Johnson tetap pemain penting bagi tim. Meski begitu, ia tak menampik dinamika skuad berubah setelah kedatangan pemain baru.

“Brennan adalah pemain yang sangat profesional dan punya peran besar. Tapi dalam sepak bola, situasi bisa berubah ketika ada pemain lain yang datang,” ujar Frank.

“Ia harus bersaing setelah Kudus masuk dan mengisi sisi kanan. Itu membuat peluang tampil sebagai starter jadi lebih menantang,” lanjutnya.

Situasi ini cukup kontras dengan musim lalu, ketika Johnson mencetak gol penentu kemenangan di final Liga Europa pada Mei 2025. Namun di bawah arahan Frank, posisinya perlahan tergeser seiring kepercayaan pelatih kepada Kudus.

Kudus didatangkan dari West Ham United dengan nilai transfer sekitar £55 juta. Sepanjang musim ini, pemain asal Ghana tersebut sudah mencatat tiga gol dan lima assist di semua kompetisi. Meski catatan golnya di Premier League musim lalu tak terlalu mencolok, Frank menilai aspek fisik dan fleksibilitas Kudus memberi nilai tambah bagi tim.

Sementara itu, Johnson yang berusia 24 tahun justru mencatatkan musim terbaiknya di liga bersama Tottenham pada 2024–2025 dengan torehan 11 gol. Namun ketatnya persaingan membuat masa depannya kini dipertanyakan.

Menjelang bursa transfer Januari, Spurs juga disorot karena kebutuhan di lini serang. Klub London Utara itu dikabarkan memantau winger muda Yan Diomande dari RB Leipzig. Kehadiran pemain 19 tahun tersebut dinilai bisa menambah kedalaman skuad, meski belum tentu langsung menyelesaikan masalah produktivitas.

Kabar baik bagi Tottenham adalah potensi kembalinya Dejan Kulusevski dari cedera. Playmaker asal Swedia itu dianggap sebagai salah satu sumber kreativitas utama tim dan diharapkan mampu memberi dampak signifikan di paruh kedua musim.

Dengan persaingan internal yang makin ketat dan bursa transfer di depan mata, keputusan Frank dalam mengelola lini serang Tottenham akan menjadi sorotan dalam beberapa pekan ke depan.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: