Cekcok dengan Pasangan Picu Tabrakan Beruntun 5 Mobil di BSD
BeritaNasional.com - Tabrakan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di kawasan BSD, tepatnya di Jalan Letnan Sutopo, Serpong, Tangerang Selatan, pada Kamis (1/1/2026) dini hari.
Insiden ini terjadi saat kondisi lalu lintas berhenti karena lampu merah. Rekaman video yang beredar memperlihatkan sejumlah mobil mengalami kerusakan, mulai dari bodi penyok hingga kap depan yang ringsek. Beberapa penumpang tampak turun dari kendaraan dan sempat terlibat cekcok di lokasi kejadian.
Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan, Danny Trisespianto Arief Sutarman, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.
“Jadi betul, semalam ada kejadian sekitar pukul 01.40 WIB dini hari,” kata Danny dalam keterangannya..
Menurut Danny, kecelakaan bermula ketika sebuah Nissan Grand Livina yang dikemudikan AM (24) menabrak kendaraan di depannya. Pengemudi mengakui tidak dalam kondisi fokus saat mengemudi.
“Kronologinya memang dari pengemudi Grand Livina itu sedang mengendarai mobil dan mengakui bahwa dirinya kurang konsentrasi,” ujarnya.
Kurangnya konsentrasi tersebut, kata Danny, dipicu oleh pertengkaran kecil yang terjadi di dalam mobil sebelum kecelakaan.
“Kurang konsentrasinya karena mungkin ada pertikaian kecil di dalam mobil antara dia dan pasangannya. Kemudian dia tidak melihat ke depan, tidak konsentrasi, akhirnya terjadi kecelakaan beruntun,” jelas Danny.
Benturan beruntun itu melibatkan lima kendaraan. Rangkaian tabrakan dimulai dari Grand Livina yang menabrak Toyota Rush, lalu mendorong Daihatsu Sigra, sebelum akhirnya mengenai dua unit Mitsubishi Pajero.
“Totalnya ada lima mobil, termasuk yang menabrak,” kata Danny.
Dari seluruh kendaraan yang terlibat, kerusakan terparah dialami mobil yang menjadi pemicu awal kecelakaan.
“Yang rusak parah kalau kita lihat, paling parah sih yang menabrak awal ini, Grand Livina. Yang lain hanya terdorong, penyok, tapi kondisi kendaraan masih bisa jalan,” ujarnya.
Danny memastikan tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut. Seluruh dampak kecelakaan hanya berupa kerugian materi.
Terkait nilai kerugian, pihak kepolisian masih melakukan pendataan. Namun, total kerusakan diperkirakan tidak mencapai Rp50 juta.
“Kerugian materiilnya masih kami perkirakan. Kami belum bisa menentukan pasti, tetapi gambaran kami di bawah Rp 50 juta untuk keseluruhan kendaraan,” kata Danny.
Usai kejadian, pengemudi Grand Livina dilaporkan telah dimintai keterangan dan diperbolehkan pulang. Seluruh pihak sepakat menyelesaikan perkara secara kekeluargaan.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu






