Trump Akui Sempat Pertimbangkan Pembunuhan Nicolas Maduro saat Penangkapan
BeritaNasional.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, pihaknya sempat mempertimbangkan kemungkinan membunuh Presiden Venezuela Nicolas Maduro saat operasi penangkapannya.
Pernyataan ini memicu sorotan internasional dan memperdalam ketegangan terkait tindakan AS di negara Amerika Latin itu.
“Itu bisa saja terjadi,” kata Trump kepada wartawan, menjawab pertanyaan apakah opsi mematikan dipertimbangkan dalam operasi tersebut.
Trump mengatakan, Maduro berupaya melarikan diri ke tempat yang dianggap aman selama operasi AS berlangsung, namun gagal melakukannya.
Sementara itu, Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine mengatakan, Maduro dan istrinya, Cilia Flores, yang menurut AS telah didakwa, akhirnya menyerah dan ditahan oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat dengan dukungan militer AS.
Operasi itu, kata Caine, dijalankan dengan profesionalisme dan presisi tanpa menimbulkan korban jiwa di pihak Amerika Serikat.
Sumber: Antara

TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







