Pengamanan Libur Nataru Lancar, Menhub dan Kakorlantas Puji Peran Supeltas di Jalan
BeritaNasional.com - Pelaksanaan Operasi Lilin dalam rangka pengamanan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di wilayah hukum Polres Bogor mendapat sorotan positif.
Kehadiran Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) dinilai menjadi kunci sukses dalam mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).
Apresiasi tersebut datang langsung dari Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat meninjau Pos Polisi Gadog, Jawa Barat, pada Minggu (4/1/2026).
Senada dengan Menhub, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyatakan bahwa keterlibatan masyarakat dalam mengatur simpul-simpul jalan alternatif sangat membantu tugas kepolisian.
"Hari ini kami datang ke Gadog karena kami memberi apresiasi ya kepada Polda Jabar, khususnya Polres Bogor yang menggandeng Supaltas yang membantu di simpul-simpul jalan, di jalan-jalan alternatif untuk membantu polisi melancarkan arus lalu lintas," ujar Irjen Pol. Agus Suryonugroho kepada awak media.
Kakorlantas menekankan bahwa pelibatan Supeltas dalam pengamanan Nataru tahun ini merupakan sebuah terobosan baru.
Menurut dia, hal ini menunjukkan adanya rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga ketertiban di jalan raya. Langkah ini dianggap sebagai bentuk operasi kemanusiaan yang nyata.
"Jadi ini bagus, jadi stakeholder semuanya turun dan bahkan masyarakat ikut bertanggung jawab. Tadi saya tanya, beliau senang dilibatkan oleh Polri untuk bisa mengatur lalu lintas," tambahnya.
"Karena ini yang pertama, saya dengan Pak Menteri atas perintah Pak Kapolri untuk hadir di sini menyampaikan apresiasi dan kita beri semangat lagi untuk masyarakat ikut membantu menciptakan lalu lintas yang aman, selamat, tertib dan lancar," tutur Kakorlantas.
Selain mengapresiasi relawan, Kakorlantas juga memaparkan data evaluasi Operasi Nataru.
Hingga hari terakhir operasi, arus balik terpantau terkendali tanpa lonjakan yang ekstrem.
Tercatat, 96 persen kendaraan dari total proyeksi 2,9 juta kendaraan yang meninggalkan Jakarta via tol telah kembali.
Kabar baiknya, angka kecelakaan lalu lintas menunjukkan penurunan yang cukup tajam dibandingkan periode sebelumnya.
"Kami laporkan juga bahwa hasil analisa dan evaluasi peristiwa kecelakaan turun cukup signifikan. Jadi fatalitas korban meninggal dunia dari kecelakaan itu turun 27,12 persen. Jadi, hampir sekitar 150 berkurang orang meninggal bisa kita cegah. Peristiwanya itu turun 7 persen," jelasnya.
Penurunan angka fatalitas ini menjadi capaian penting mengingat Operasi Lilin mengedepankan aspek keselamatan sebagai prioritas utama.
Dengan kondisi arus yang mulai melandai, rekayasa lalu lintas seperti contraflow pun kemungkinan besar tidak perlu dilakukan di hari terakhir ini.
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







