Antisipasi Wabah Campak, Kemenkes Gelar Imunisasi di Wilayah Bencana

Oleh: Ahda Bayhaqi
Rabu, 07 Januari 2026 | 17:13 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (BeritaNasional/Elvis)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (BeritaNasional/Elvis)

BeritaNasional.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memantau potensi penularan campak di wilayah terdampak bencana di Sumatera.

Penyakit ini menjadi perhatian serius karena tingkat penularannya sangat cepat dan berisiko fatal jika menyerang anak-anak.

“Yang paling kami khawatirkan adalah campak, karena penularannya sangat cepat dan bisa mematikan pada anak-anak jika terlambat ditangani,” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (7/1/2026).

Sebagai langkah pencegahan, Kementerian Kesehatan menggelar imunisasi campak di wilayah yang telah teridentifikasi memiliki kasus penularan.

Kemenkes mencatat, penyakit campak telah ditemukan di lima kabupaten terdampak bencana. Program imunisasi pun mulai dijalankan sejak pekan ini.

“Itu sebabnya sejak kemarin kami mulai melakukan imunisasi, khususnya di daerah-daerah yang kami identifikasi sudah terbukti ada anak-anak yang terkena campak,” kata Budi.

Selain campak, Kemenkes juga mencatat sejumlah penyakit lain yang banyak ditemukan di wilayah terdampak bencana, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit kulit, hingga diare.

“Kasus terbanyak itu ISPA, kemudian penyakit kulit, dan diare. Obat-obatan yang kami distribusikan disesuaikan dengan jenis penyakit yang ditemukan,” pungkas Budi.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: