OpenAI Luncurkan ChatGPT Health, Ruang Khusus Konsultasi Kesehatan Berbasis AI

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 08 Januari 2026 | 10:12 WIB
OpenAI meluncurkan ChatGPT Health. (Foto/OpenAI)
OpenAI meluncurkan ChatGPT Health. (Foto/OpenAI)

BeritaNasional.com - OpenAI secara resmi memperkenalkan fitur terbaru bernama ChatGPT Health pada Rabu (7/1/2026). 

Inovasi ini dirancang sebagai ruang khusus bagi pengguna untuk berdiskusi mengenai kesehatan dan kebugaran secara lebih privat dan terorganisir.

Langkah ini diambil menyusul data internal perusahaan yang menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap informasi medis. 

OpenAI mencatat, setiap minggunya ada lebih dari 230 juta orang yang menggunakan ChatGPT untuk bertanya seputar masalah kesehatan.

Salah satu keunggulan utama ChatGPT Health adalah pemisahan riwayat percakapan. Percakapan medis pengguna tidak akan tercampur dengan obrolan umum lainnya. 

Tujuannya, konteks kesehatan sensitif tidak muncul secara tiba-tiba saat pengguna sedang melakukan obrolan standar.

Beberapa poin penting terkait fitur ini meliputi:

Navigasi Otomatis

Jika pengguna mulai bertanya soal kesehatan di kolom chat biasa, AI akan secara otomatis menyarankan mereka pindah ke bagian "Health".

Integrasi Aplikasi

ChatGPT Health dapat terhubung dengan data pribadi dari aplikasi kesehatan populer seperti Apple Health, Function, dan MyFitnessPal.

Koneksi Konteks

Meski terpisah, AI tetap bisa mengingat konteks relevan dari obrolan sebelumnya. Jika Anda pernah membahas rencana lari maraton di chat standar, AI akan mengenali profil Anda sebagai pelari saat berdiskusi di fitur Health.

Fidji Simo, CEO Aplikasi di OpenAI, menyatakan ChatGPT Health hadir sebagai solusi atas berbagai hambatan dalam sistem perawatan kesehatan saat ini, seperti biaya yang mahal, akses yang sulit, hingga beban kerja dokter yang berlebihan.

"Kami melihat adanya celah dalam kesinambungan perawatan pasien, dan fitur ini diharapkan bisa membantu memberikan informasi yang lebih berkelanjutan," tulis Simo dalam unggahan resminya yang dikutip pada Kamis (8/1/2026).

OpenAI menegaskan komitmen privasinya dengan menyatakan bahwa percakapan di aplikasi Kesehatan tidak akan digunakan untuk melatih model AI mereka.

Namun, perusahaan tetap memberikan peringatan keras. Mengingat sifat Large Language Model (LLM) yang bekerja berdasarkan prediksi probabilitas kata bukan pemahaman mutlak akan kebenaran risiko "halusinasi" atau jawaban yang tidak akurat tetap ada.

“Tidak dimaksudkan untuk digunakan dalam diagnosis medis atau pengobatan kondisi kesehatan apa pun,” tulisnya.

Fitur ChatGPT Health direncanakan akan meluncur ke publik dalam beberapa minggu mendatang.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: