Fletcher Kecewa Debutnya sebagai Pelatih Interim MU Berakhir Imbang

Oleh: Harits Tryan
Kamis, 08 Januari 2026 | 12:12 WIB
Darren Fletcher mengawali tugasnya sebagai pelatih interim Manchester United. (Foto/Manchester United)
Darren Fletcher mengawali tugasnya sebagai pelatih interim Manchester United. (Foto/Manchester United)

BeritaNasional.com - Darren Fletcher mengawali tugasnya sebagai pelatih interim Manchester United dengan hasil imbang 2-2 saat menghadapi Burnley di Turf Moor, Kamis (8/1/2026) dini hari WIB. Meski gagal meraih kemenangan, Fletcher menegaskan timnya tampil dominan dan menciptakan cukup banyak peluang untuk mengamankan tiga poin.

Manchester United tercatat melepaskan 30 tembakan sepanjang laga. Namun, efektivitas yang kurang serta gol penyeimbang dari Burnley membuat Setan Merah harus puas membawa pulang satu poin. Hasil tersebut membuat Fletcher mengaku sangat kecewa.

“Bagi saya, hasil imbang ini adalah kekecewaan besar. Jika melihat konteks pertandingan, peluang yang kami ciptakan, sapuan di garis gawang, gol yang dianulir, 30 tembakan, dan banyak permainan menyerang, kami menciptakan lebih dari cukup untuk memenangkan pertandingan,” ujar Fletcher dikutip dari laman resmi MU, Kamis (8/1/2026).

United sempat tertinggal di babak pertama sebelum bangkit usai jeda. Dua gol dari Benjamin Sesko membawa tim tamu berbalik unggul, namun Burnley kembali menyamakan kedudukan lewat gol Jaidon Anthony. Fletcher memuji respons para pemainnya di babak kedua setelah ia memberikan penekanan khusus saat turun minum.

“Saya menantang para pemain untuk tampil lebih baik. Saya merasa kami ceroboh di awal, energi dan tempo permainan kami bisa lebih tinggi. Di babak kedua mereka merespons dengan fantastis dan menciptakan begitu banyak peluang,” katanya.

Meski demikian, Fletcher menyesalkan kegagalan timnya memaksimalkan peluang. “Kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol, itu yang harus kami perbaiki. Di sisi lain, kami juga kebobolan dua gol dan itu tentu mengecewakan,” ucapnya.

Fletcher juga menyoroti keputusan wasit yang menganulir gol Lisandro Martinez. Menurutnya, pelanggaran yang dianggap terjadi dalam situasi sepak pojok tersebut terlalu ringan untuk berujung pembatalan gol.

“Itu terlihat seperti hal normal yang terjadi di setiap sepak pojok. Jika melihat fisik permainan di Premier League musim ini, saya melihat yang jauh lebih parah hampir di setiap bola mati. Jadi saya sangat terkejut wasit ikut campur dalam situasi itu,” tegas Fletcher.

Di balik hasil imbang, Fletcher merasa puas dengan kontribusi Benjamin Sesko yang mencetak dua gol pertamanya bersama Manchester United. Ia mengungkapkan bahwa gol tersebut sudah ia prediksi akan segera datang.

“Saya sangat senang untuknya. Kami menunjukkan video pergerakan dan gol-golnya, serta mengatakan bahwa semuanya akan datang asalkan dia terus percaya dan mendapat suplai yang cukup. Dia melakukannya malam ini dan mencetak dua gol luar biasa,” kata Fletcher.

Laga kontra Burnley menjadi pertandingan pertama Fletcher sebagai pelatih interim setelah Ruben Amorim meninggalkan jabatannya awal pekan ini. Fletcher menyebut kesempatan memimpin tim utama sebagai pengalaman yang istimewa, meski tetap diwarnai rasa kecewa.

“Itu pengalaman yang luar biasa. Sebuah kehormatan bisa memimpin tim, menyiapkan pertandingan, merasakan dukungan suporter. Tapi saya tidak bisa menutupi kekecewaan karena kami tidak memenangkan pertandingan,” tuturnya.

Fletcher dipastikan kembali memimpin Manchester United pada laga Emirates FA Cup akhir pekan ini melawan Brighton & Hove Albion di Old Trafford.

“Saya sudah berbicara dengan dewan dan akan bertanggung jawab untuk laga melawan Brighton. Kami menjalani satu pertandingan demi satu pertandingan,” pungkasnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: