Perluas Jangkauan Internet, SpaceX Kantongi Izin Luncurkan 7.500 Satelit Starlink Baru

Oleh: Tarmizi Hamdi
Minggu, 11 Januari 2026 | 11:30 WIB
Ilustrasi satelit Starlink milik SpaceX. (Foto/Dok SpaceX)
Ilustrasi satelit Starlink milik SpaceX. (Foto/Dok SpaceX)

BeritaNasional.com - Ambisi Elon Musk untuk menyelimuti bumi dengan akses internet cepat selangkah lebih dekat. 

Dilansir dari TechCrunch pada Minggu (11/1/2026), Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat (FCC) secara resmi memberikan lampu hijau kepada SpaceX untuk meluncurkan 7.500 satelit Starlink generasi kedua (Gen2) tambahan.

Dengan restu terbaru ini, total satelit Starlink yang diizinkan beroperasi di seluruh dunia kini melonjak hingga mencapai 15.000 unit.

Keputusan FCC ini bukan hanya soal penambahan jumlah satelit. Izin tersebut juga mencakup perluasan operasional satelit Starlink pada lima frekuensi yang berbeda.

Menariknya, teknologi ini nantinya memungkinkan konektivitas langsung ke ponsel (direct-to-cell) bagi pengguna di luar Amerika Serikat, serta memperkuat cakupan sinyal di wilayah domestik AS sendiri. 

Ini menjadi kabar baik bagi wilayah-wilayah terpencil yang selama ini sulit terjangkau kabel serat optik.

Meski SpaceX sebenarnya mengajukan permohonan untuk meluncurkan hingga 15.000 satelit tambahan, FCC memilih untuk bersikap hati-hati. 

Dikutip dari Reuters, otoritas komunikasi tersebut memutuskan untuk menangguhkan izin bagi sekitar 14.988 satelit lainnya yang diusulkan dalam rencana jangka panjang SpaceX.

Tenggat Waktu Peluncuran

Sebagai bagian dari kesepakatan, FCC menetapkan jadwal ketat bagi perusahaan kedirgantaraan tersebut. SpaceX diwajibkan untuk:

  • Meluncurkan 50% dari total satelit yang disetujui paling lambat pada 1 Desember 2028.
  • Menyelesaikan sisa 50% peluncuran lainnya paling lambat pada Desember 2031.

Langkah ini diambil untuk memastikan SpaceX serius dalam merealisasikan kapasitas jaringan mereka dan tidak membiarkan orbit bumi dipenuhi oleh slot kosong tanpa operasional yang jelas.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: