Setiap 14 Januari, Dunia Rayakan Hari Layang-Layang Internasional

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 14 Januari 2026 | 00:40 WIB
Ilustrasi layang-layang. (Foto/Freepik)
Ilustrasi layang-layang. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com -  Setiap 14 Januari, dunia memperingati Hari Layang-Layang Internasional yang bertepatan dengan perayaan Makar Sankranti. Dilansir dari National Today, peringatan ini paling meriah dirayakan di India, khususnya di Ahmedabad, Gujarat, hingga 15 Januari.

Pemerintah setempat bahkan menetapkan hari libur agar masyarakat dapat ikut serta dalam perayaan tersebut. Festival ini menarik perhatian internasional dengan partisipasi penggemar layang-layang dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Jepang, Amerika Serikat, hingga Eropa.

Sejarah dan Tradisi Festival Layang-Layang

Pada awalnya, menerbangkan layang-layang merupakan hiburan kaum bangsawan. Namun, seiring waktu, tradisi ini berkembang menjadi festival rakyat yang inklusif.

Di India, perayaan ini dikenal sebagai Uttarayan atau Makar Sankranti, yang menandai peralihan musim dingin ke musim panas sekaligus menyambut masa panen.

Layang-layang sederhana dari kertas berwarna dengan rangka bambu mendominasi langit, disertai tradisi adu layang-layang yang menjadi daya tarik utama.

Makna Hari Layang-Layang Internasional

Lebih dari sekadar festival visual, Hari Layang-Layang Internasional melambangkan harapan, kebangkitan, dan kebersamaan. Layang-layang dipercaya sebagai simbol roh para dewa yang terbangun dari tidur musim dingin.

Hingga kini, perayaan ini menjadi ajang budaya lintas negara yang menyatukan masyarakat dunia melalui tradisi, seni, dan kegembiraan bersama.

 

(Rep/Sisilia)sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: