Demi Pulang ke Juventus, Federico Chiesa Rela Potong Gaji di Liverpool

Oleh: Tarmizi Hamdi
Rabu, 14 Januari 2026 | 20:15 WIB
Penggawa Liverpool Federico Chiesa. (Foto/Dok Liverpool)
Penggawa Liverpool Federico Chiesa. (Foto/Dok Liverpool)

BeritaNasional.com - Keinginan Federico Chiesa untuk kembali berseragam Juventus tampaknya sudah bulat. Pemain sayap Tim Nasional (Timnas) Italia ini dikabarkan rela potong gaji demi meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan Juventus pada bursa transfer Januari 2026.

Dilansir dari Football Italia pada Rabu (14/1/2026), Chiesa bersedia memangkas gajinya yang saat ini mencapai €6 juta per tahun di Anfield. Langkah drastis ini diambil sang pemain agar proses kepindahannya kembali ke Turin bisa berjalan lebih mulus.

Sinyal kembalinya Chiesa sebenarnya sudah mulai tercium sejak pekan lalu. Laporan Tuttosport menyebutkan bahwa pemain berusia 28 tahun itu telah menjalin komunikasi dengan beberapa mantan rekan setimnya di Allianz Stadium.

Keputusan untuk kembali hanya berselang 18 bulan setelah kepindahannya ke Inggris menunjukkan betapa kuatnya keinginan Chiesa untuk merumput kembali di Serie A. Kini, keputusan akhir berada di tangan kedua klub.

Meski sang pemain sudah memberikan lampu hijau, Juventus dan Liverpool masih dalam proses negosiasi alot mengenai skema transfer. Berikut adalah perbedaan posisi kedua klub saat ini:

  • Liverpool ingin menjual Chiesa secara permanen guna mendapatkan dana segar.
  • Juventus lebih memilih opsi peminjaman di awal dengan kewajiban pembelian permanen yang didasarkan pada performa sang pemain.

Statistik yang Meredup di Anfield

Performa Chiesa di bawah asuhan Arne Slot musim ini memang jauh dari harapan. Akibat cedera dan persaingan ketat, ia baru mencatatkan 529 menit bermain dari 21 penampilan di semua kompetisi. Selama periode tersebut, ia hanya menyumbangkan dua gol dan tiga assist.

Minimnya menit bermain inilah yang diduga kuat menjadi alasan utama Chiesa ingin menyelamatkan kariernya dengan kembali ke pelukan Si Nyonya Tua.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: