Mentan Tinjau Pemulihan Sawah Terdampak Bencana di Aceh

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Kamis, 15 Januari 2026 | 18:30 WIB
Mentan Andi Amran Sulaiman  (BeritaNasional/Elvis Sendouw)
Mentan Andi Amran Sulaiman (BeritaNasional/Elvis Sendouw)

BeritaNasional.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meninjau langsung pemulihan tahap awal sawah terdampak banjir dan longsor di Aceh. Ia juga memastikan rehabilitasi lahan, bantuan sarana produksi, serta percepatan tanam berjalan tepat waktu.

Mentan bersama rombongan tiba di Desa Pinto Makmur, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Aceh, Kamis, sekitar pukul 08.30 WIB, dan meninjau langsung areal persawahan yang masih terendam lumpur pasca-bencana.

Dalam peninjauan tersebut, Mentan meminta jajaran Kementerian Pertanian memastikan proses rehabilitasi berjalan cepat, tepat sasaran, serta mampu mengembalikan fungsi lahan pertanian agar petani segera kembali berproduksi.

"Jadi seluruh tim terima kasih, kami minta seluruh swakelola, kalau perlu petaninya ikut kerjakan sendiri. Dan itu dibayar pemerintah," kata Mentan.

Ia mengatakan, seluruh pekerjaan rehabilitasi dilakukan secara swakelola dan padat karya, melibatkan petani setempat, dibiayai pemerintah, tanpa menggunakan kontraktor besar agar manfaat ekonomi langsung dirasakan masyarakat.

"Jadi swakelola, jadi padat karya. Jadi ini nggak kemana-mana, nggak usah pakai kontraktor besar, apalagi kecil-kecil begini," ucap Amran.

"Dan benih benihnya, pupuknya Alhamdulillah dibantu pemerintah," tambahnya.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian, sawah terdampak bencana di wilayah Aceh secara keseluruhan mencapai 54.233 hektare tersebar di 21 kabupaten/kota dengan rincian kategori ringan 23.893 hektare, sedang 8.759 hektare, berat 21.851 hektare.

Untuk tahap awal rehabilitasi dilakukan seluas 13.707 hektare tersebar di Aceh 6.530 hektare, Sumatera Utara 6.593 hektare, dan Sumatera Barat 3.624 hektare.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: