4 Pesan Penting Prabowo untuk 1.200 Rektor Seluruh Indonesia
BeritaNasional.com - Di hadapan 1.200 rektor dari seluruh Indonesia, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah pesan penting bagi sektor pendidikan di Tanah Air. Selain menekankan pentingnya kemandirian bangsa di tengah dinamika dan pergeseran geopolitik global, Prabowo pun ingin para rektor turut membantu mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan memiliki rasa nasionalisme tinggi.
Hal ini disampaikan melalui Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto didampingi Wamendiktisaintek Stella Christy dan sejumlah rektor dalam keterangan pers di halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/1/2026).
“Tadi Bapak Presiden juga menyampaikan beberapa hal lainnya. Yang pertama adalah tentang kondisi dunia, kondisi geopolitik bahwa saat ini terjadi pergeseran geopolitik yang cukup signifikan, sehingga setiap negara haruslah menjadi negara yang mampu mandiri, mampu survival,” ujar Brian.
Kedua, kata Brian, Presiden Prabowo berharap perguruan tinggi dapat menjadi lokomotif penguasaan sains dan teknologi nasional. Menurut Presiden, Indonesia yang berada di tengah pusaran dunia yang sangat dinamis dan memiliki kekayaan sumber daya alam melimpah harus mempersiapkan diri secara serius melalui penguatan sumber daya manusia.
“Dan ini tentunya sektor penguasaan sains dan teknologi, para perguruan tinggi itu diharapkan menjadi lokomotif,” lanjutnya.
Ketiga, Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa perguruan tinggi dan para guru besar diharapkan memberikan peran yang signifikan dengan mencetak SDM unggul yang mampu menjawab tantangan global.
“Bapak Presiden berharap perguruan tinggi benar-benar memainkan peran yang signifikan, mencetak SDM-SDM kita yang unggul,” kata Brian.
Keempat, Brian menyampaikan, selain tantangan global, Presiden Prabowo juga menyoroti berbagai persoalan internal yang masih dihadapi bangsa, seperti korupsi, under invoicing, dan kebocoran negara. Menurut Prabowo, kondisi tersebut menuntut perguruan tinggi untuk mencetak SDM yang tidak hanya unggul secara kapasitas dan kapabilitas, tetapi juga berintegritas dan berjiwa nasionalis.
“Kebocoran-kebocoran negara yang besar yang tentunya ini adalah tantangan bahwa perguruan tinggi harus mampu mencetak SDM yang tidak hanya mumpuni secara kapasitas, kapabilitas tetapi juga memiliki integritas yang tinggi, memiliki rasa nasionalisme yang tinggi dan juga memiliki keberpihakan yang besar pada masyarakat dan bangsa Indonesia,” terangnya.
Pesan Presiden tersebut, menurut Brian, menjadi refleksi bersama bagi seluruh perguruan tinggi untuk menyadari besarnya tantangan bangsa sekaligus potensi besar yang dimiliki Indonesia.
“Ini sekali lagi membutuhkan penguasaan sains, penguasaan teknologi, lahirnya SDM-SDM unggul yang berintegritas ini menjadi sangat dibutuhkan saat ini,” tutup Brian.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu







