Istana Tunggu Merger GoTo dan Grab untuk Terbitkan Perpres Ojol
BeritaNasional.com - Pemerintah tengah menunggu kelanjutan rencana merger GoTo dan Grab agar dapat menerbitkan Peraturan Presiden (Perspres) Ojol.
Seperti yang diketahui, Perpres Ojol akan mengatur kesejahteraan para ojek hingga supir taksi online.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, pihaknya meminta Danantara untuk mempercepat proses merger tersebut.
"Perpres Ojol nanti cek dulu ya karena kemarin diminta kepada teman-teman di Danantara untuk mempercepat prosesnya," kata Pras kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip Jumat (16/1/2026).
"Proses merger-nya karena itu mempengaruhi Perpresnya," tambah dia.
Isu merger antara PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan Grab kembali menguat sejak November tahun lalu.
Perbincangan tersebut semakin ramai setelah Istana menyampaikan adanya keterlibatan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dalam proses konsolidasi kedua perusahaan teknologi tersebut.
Di sisi lain, struktur kepemilikan saham GOTO juga menjadi sorotan. PT Telekomunikasi Selular Indonesia (Telkomsel) diketahui menggenggam saham GOTO dengan nilai investasi mencapai Rp6,4 triliun sehingga dinamika kepentingan para pemegang saham turut menjadi perhatian dalam isu merger tersebut.
Seiring dengan menguatnya wacana merger, pemerintah tengah menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) yang akan mengatur hubungan antara aplikator dan mitra.
Regulasi ini dirancang untuk memberikan perlindungan bagi mitra pengemudi, mencakup jaminan sosial, jaminan kecelakaan kerja (JKK), hingga jaminan kematian.
Selain aspek perlindungan, Perpres tersebut juga akan mengatur besaran komisi aplikator yang selama ini dinilai memberatkan mitra.
Ketentuan ini diharapkan menjadi payung hukum dalam menjaga keseimbangan kepentingan antara perusahaan platform dan mitra pengemudi di tengah perubahan lanskap industri transportasi dan layanan digital.
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







