Siswa SLB Berkeliling Istana Negara, Kenali Ruang Bersejarah hingga Simbol Negara

Oleh: Lydia Fransisca
Kamis, 16 Juli 2026 | 13:35 WIB
Siswa SLB berkeliling Istana Negara, Jakarta, Kamis (16/7/2026). (BeritaNasional/BPMI Setpres)
Siswa SLB berkeliling Istana Negara, Jakarta, Kamis (16/7/2026). (BeritaNasional/BPMI Setpres)

BeritaNasional.com - Puluhan siswa sekolah luar biasa (SLB) mengikuti program "Istana untuk Anak Sekolah" di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (16/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak berkeliling Istana Negara untuk mengenal ruang-ruang bersejarah dan simbol negara.

Alwin Haris, siswa SLB D-D1 YPAC Jakarta, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut untuk pertama kalinya.

“Saya merasa senang karena saya bisa berkunjung ke Istana Negara ini, karena ini baru pertama kalinya saya mengikuti acara Istana untuk anak sekolah,” katanya.

Kesan serupa disampaikan Rafi Syafar, siswa tunagrahita dari SLB Negeri 11 Jakarta yang merupakan peraih tiga medali emas cabang renang di Pekan Paralimpiade Nasional (Perparnas).

“Senang banget lihat yang di sini. Lihat tempat pertemuan (dengan) negara lain, ruang presiden,” ungkapnya.

Sementara itu, guru SLB Negeri 11 Jakarta Abdul Matiin Haqq mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada para siswa disabilitas untuk mengunjungi Istana Negara.

“Terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo Subianto telah memberikan kesempatan kami sekolah luar biasa dan anak-anak hebat disabilitas untuk bisa mengunjungi Istana Negara,” kata Abdul Matiin.

Lalu, Ketua Harian Institusi Disabilitas Indonesia (Indisi) Memes Prameswari juga menilai fasilitas di Istana Negara telah ramah bagi penyandang disabilitas.

“Sarana dan prasarana di Istana Negara luar biasa, ternyata lingkungan di sini inklusi. Teman-teman disabilitas dari yang mulai Netra, dari yang teman Tuli atau Rungu, Grahita, Daksa, semuanya ada aksesnya di sini mulai dari jalannya, terus ada di toiletnya pun, ada railnya juga. Jadi benar-benar Istana Negara ini ramah disabilitas,” tandasnya.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: