164 Siswa Disabilitas Belajar di Istana, Seskab Teddy: Cita-cita Tidak Mengenal Batas

Oleh: Lydia Fransisca
Jumat, 17 Juli 2026 | 11:11 WIB
Sebanyak 164 siswa disabilitas belajar di Istana Negara, Jakarta. (Foto/BPMI)
Sebanyak 164 siswa disabilitas belajar di Istana Negara, Jakarta. (Foto/BPMI)

BeritaNasional.com - Sebanyak 164 siswa dari Institusi Disabilitas Indonesia (Indisi) mengikuti program Istana untuk Anak Sekolah di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Para peserta yang merupakan penyandang disabilitas tunarungu, tunagrahita, dan tunadaksa diajak mengenal lebih dekat Istana Kepresidenan sekaligus mempelajari sejarah bangsa.

"Istana kembali membuka pintunya untuk anak-anak Indonesia. Sebanyak 164 siswa dari Institusi Disabilitas Indonesia (INDISI) hadir dalam program Istana untuk Anak Sekolah," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

"Dengan penuh semangat, adik-adik penyandang disabilitas tunarungu, tunagrahita, dan tunadaksa datang untuk mengenal lebih dekat Istana Kepresidenan Jakarta dan sejarah bangsa," tambahnya.

Teddy berujar, para siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan semangat serta membawa tekad untuk terus belajar dan meraih cita-cita.

"Mereka hadir dengan cita-cita yang tinggi, semangat yang besar, dan tekad yang kuat untuk terus belajar dan meraih masa depan. Hari ini menjadi pengingat bahwa semangat, tekad, dan cita-cita tidak pernah mengenal batas," ujar Teddy.

Ia berharap kunjungan ke Istana Kepresidenan dapat menjadi pengalaman yang membangun rasa percaya diri serta menegaskan bahwa setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

"Karena disabilitas bukanlah batas untuk meraih cita-cita. Siapa tahu, kelak dari langkah-langkah kecil hari ini akan lahir karya-karya besar yang mengharumkan nama Indonesia di mata dunia," tandasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: