Partai Gema Bangsa Tegaskan Tolak Pilkada Dipilih DPRD
BeritaNasional.com - Ketua Umum Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq, menegaskan sikap tegas partainya terkait isu mekanisme Pilkada yang dipilih DPRD.
Rofiq menyampaikan komitmen Partai Gema Bangsa untuk menjaga demokrasi tetap berada di jalur keterbukaan serta partisipasi publik.
“Clear kami menginginkan keterbukaan, transparansi. Jadi kami ingin dipilih secara langsung,” ujar Rofiq di Jakarta, Sabtu (17/1/2026).
Ia menilai Pilkada langsung menghadirkan ruang partisipasi yang lebih sehat meskipun mengandung cost politic.
Rofiq menyebut risiko tersebut jauh lebih dapat diterima dibandingkan proses tertutup di DPRD.
“Jangan sampai demokrasi ditarik mundur, karena sesungguhnya dalam konteks Pilkada langsung itu yang ada adalah cost politic, bukan transaksional,” ucapnya.
Rofiq mengingatkan mekanisme pemilihan tertutup di DPRD justru berpotensi memicu praktik tidak sehat.
“Tetapi kalau sudah ditutup di DPRD, baik provinsi maupun kabupaten, itu sudah pasti transaksional. Dan itu jauh lebih menyakitkan masyarakat,” katanya.
Terkait pernyataannya mengenai nepotisme, Rofiq menegaskan isu tersebut menjadi perhatian serius partainya menjelang kontestasi politik mendatang.
“Iya, prinsip dari nepotisme itu adalah anti keterbukaan. Dan kami mengusung keterbukaan itu,” ujarnya.
Ia menambahkan, rekrutmen kepemimpinan di Gema Bangsa maupun di tingkat nasional harus berbasis asas keterbukaan.
“Maka dalam segala aspek, dalam sisi rekrutmen kepemimpinan, baik di partai maupun di bangsa ini, itu harus memenuhi sebuah asas keterbukaan itu,” tuturnya.
Rofiq menegaskan seluruh warga negara berhak memperoleh kesempatan yang setara tanpa dominasi kelompok maupun relasi keluarga.
Ia menilai kondisi nepotisme saat ini sudah tergolong kronis dan perlu ditangani secara serius.
“Semua anak bangsa harus diberikan kesempatan yang sama walaupun memang sudah sangat, sudah sangat dalam kondisi yang sangat kronis nepotisme di bangsa ini,” kata Rofiq.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu







