Juventus Gigit Jari, Cristiano Ronaldo Menangkan Gugatan Gaji Rp165 Miliar

Oleh: Tarmizi Hamdi
Selasa, 20 Januari 2026 | 06:30 WIB
Cristiano Ronaldo. (Foto/Instagram Timnas Portugal)
Cristiano Ronaldo. (Foto/Instagram Timnas Portugal)

BeritaNasional.com - Perselisihan panjang antara megabintang Cristiano Ronaldo dan mantan klubnya, Juventus, akhirnya menemui titik terang.

Pengadilan perburuhan di Turin resmi memenangkan pihak Ronaldo dalam kasus tunggakan gaji yang telah bergulir sejak kepergiannya dari Italia pada 2021.

Hakim Gian Luca Robaldo menolak banding yang diajukan oleh Bianconeri. Dengan keputusan ini, Juventus dipastikan tidak memiliki hak untuk menarik kembali uang sebesar 9,8 juta euro (sekitar Rp165 miliar) yang sebelumnya telah dibayarkan kepada kapten timnas Portugal tersebut.

Akar Masalah Utang Gaji Era Pandemi

Kasus ini bermula ketika Ronaldo memutuskan hengkang dari Allianz Stadium menuju Manchester United tiga tahun lalu. Saat itu, Juventus diketahui masih memiliki utang gaji sebesar 19,6 juta euro kepada CR7.

Tunggakan ini merupakan bagian dari kesepakatan penundaan gaji pemain akibat krisis keuangan selama pandemi Covid-19. Karena tak kunjung lunas, Ronaldo membawa masalah ini ke jalur hukum (arbitrase) pada tahun 2023.

Putusan Final: Setengah dari Total Utang

Pada April 2024, panel arbitrase memutuskan bahwa Juventus wajib membayar setengah dari total utang tersebut, yakni 9,8 juta euro. Menariknya, keputusan ini diambil karena dokumen kesepakatan pribadi antara klub dan Ronaldo ternyata tidak memiliki tanda tangan resmi sang pemain.

Meski Juventus sempat mencoba melakukan perlawanan hukum melalui banding, pengadilan hari ini menegaskan bahwa mereka tetap harus merelakan dana tersebut tetap di tangan Ronaldo.

Dampak Bagi Keuangan Juventus

Selain kehilangan hak atas dana tersebut, Juventus juga diwajibkan menanggung seluruh biaya hukum yang timbul selama proses persidangan.

Namun, kabar baik bagi para pemegang saham, kekalahan hukum ini diprediksi tidak akan mengganggu neraca keuangan klub saat ini. Pihak manajemen Juventus dilaporkan sudah menyisihkan dana tersebut dalam laporan keuangan tahun buku 2023-24 sebagai langkah antisipasi.

Hingga saat ini, pihak Juventus dikabarkan masih meninjau hasil putusan tersebut untuk melihat apakah masih ada celah hukum untuk melakukan gugatan lebih lanjut atau benar-benar menutup buku atas kasus ini.

Sumber: Football Italiasinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: