Cristiano Ronaldo: Piala Dunia 2026 Akan Jadi yang Terakhir bagi Saya

Oleh: Harits Tryan
Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB
Kapten Timnas Portugal Cristiano Ronaldo. (Foto/FIFA)
Kapten Timnas Portugal Cristiano Ronaldo. (Foto/FIFA)

BeritaNasional.com - Cristiano Ronaldo memastikan Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan terakhirnya di turnamen empat tahunan tersebut. Penyerang Portugal itu mengungkapkan hal tersebut menjelang laga babak 16 besar melawan Spanyol di Stadion Dallas, Arlington, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB.

Ronaldo yang kini berusia 41 tahun telah tampil dalam enam edisi Piala Dunia, yakni 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, dan 2026. Pada turnamen kali ini, ia juga mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang mencetak gol di enam edisi Piala Dunia setelah membobol gawang Uzbekistan pada fase grup.

Piala Dunia 2030 sendiri akan digelar bersama oleh Portugal, Spanyol, dan Maroko. Namun, Ronaldo menegaskan edisi 2026 akan menjadi penampilan terakhirnya di panggung terbesar sepak bola dunia.

"Ini tentang menikmatinya semaksimal mungkin," kata Ronaldo dikutip dari ESPN, Senin (6/7/2026).

"Ini akan menjadi Piala Dunia terakhir saya, tetapi mari kita berharap besok bukanlah pertandingan terakhir saya," timpalnya.

Meski mengakui akhir karier internasionalnya semakin dekat, Ronaldo menegaskan tidak memiliki penyesalan atas perjalanan panjangnya bersama tim nasional Portugal.

"Hari itu akan tiba [ketika saya pensiun dari sepak bola internasional]. Tapi saya akan jujur. Apa pun yang terjadi besok, Cristiano akan pergi dengan hati nurani yang bersih, tidak 100%, tetapi 1000%. Karena saya telah memberikan segalanya dalam sepak bola. Saya tidak membutuhkannya, saya memiliki kehidupan yang baik, tetapi ini tentang gairah. Saya bermain sepak bola karena saya mencintainya... Anda harus menikmati setiap hari. Dan saya telah mencetak tiga gol [di Piala Dunia ini], saya tidak terlalu buruk, kan?," ujarnya.

Ronaldo tampil produktif sepanjang turnamen dengan mencetak dua gol saat melawan Uzbekistan pada fase grup dan menambah satu gol lewat titik penalti ketika Portugal mengalahkan Kroasia di babak 32 besar. Gol tersebut menjadi gol pertamanya pada fase gugur Piala Dunia.

Mantan pemain Manchester United, Real Madrid, dan Juventus itu juga mengaku Piala Dunia 2026 menjadi turnamen paling berkesan sepanjang kariernya.

"Sungguh fantastis. Ini melampaui lapangan... Ini adalah Piala Dunia yang akan paling saya ingat, karena semangat orang-orang. Bahkan lebih lagi kali ini, saya tidak tahu mengapa. Secara emosional, ini yang terbaik. Saya sangat menikmatinya," beber dia.

Ronaldo menegaskan dirinya tidak merasa harus menjuarai Piala Dunia demi menyempurnakan pencapaiannya sebagai pesepak bola. Menurutnya, ia sudah merasa puas dengan apa yang telah diraih sepanjang karier.

"Saya tidak kekurangan apa pun dalam hidup," katanya.

"Saya tidak akan menjadi lebih atau kurang dari Cristiano hanya karena saya memenangkan Piala Dunia. Kami memiliki kualitas untuk menang, tetapi hanya satu negara yang bisa memenangkannya... Usia memberi Anda kedewasaan dan pengalaman."

Ronaldo juga mengaku bersyukur atas kritik yang diterimanya selama berkarier karena hal itu membantunya berkembang sebagai pribadi.

"Saya bersyukur bahkan atas serangan yang saya terima, memasuki usia 40 tahun dan saya berharap dapat hidup 40 tahun lagi dengan kritik, itulah cara Anda tumbuh paling banyak sebagai pribadi, dan saya berterima kasih kepada para jurnalis untuk itu," urai Ronaldo

Jelang menghadapi Spanyol, Ronaldo turut memberikan pujian kepada bintang muda La Roja, Lamine Yamal. Namun, ia menilai kekuatan Spanyol tidak hanya bergantung pada satu pemain.

"Dia pemain dengan masa depan cerah," kata Ronaldo.

"Tapi bagi saya, saya selalu melihat Spanyol secara keseluruhan, mereka semua bagus... Semakin siap Anda, semakin baik Anda akan bertahan dalam karier sepak bola yang panjang, jika itu yang Anda inginkan. Jika Anda mendengarkan kritik, Anda akan tersesat."

"Ada kritik yang membangun, dan ada juga kritik yang bertujuan untuk menghancurkanmu. Kamu harus beradaptasi jika ingin karier yang panjang, dan fokus pada cinta, gairah para penggemar. Seiring waktu, saya belajar untuk terhubung dengan orang-orang yang mencintai saya, dan memiliki gairah untuk apa yang saya lakukan."

Sumber: ESPNsinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: