Harta Kekayaan Walikota Madiun yang Tersangkap OTT KPK Hampir Rp17 Miliar
BeritaNasional.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Walikota Madiun, Maidi dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus dugaan korupsi.
Penangkapan tersebut diduga berkaitan dengan fee proyek dan dana corporate social responsibility (CSR) di wilayah Madiun.
Berdasarkan laman elhkpn.kpk.go.id yang diakses Beritanasional.com pada Selasa (20/1/2026), Maidi tercatat memiliki harta sebanyak Rp16.926.129.519.
Ia tercatat memiliki sejumlah tanah dan bangunan di Kota Madiun dan Ngawi senilai Rp.16.074.000.000.
Maidi memiliki sejumlah aset transportasi senilai Rp.647.000.000 berupa Mobil Toyota Kijang Innova Reborn 2019, MOBIL, Honda CR-V 2015, Mitsubishi penumpang 2008, dan Nissa Grand Livina XV 2011.
Kemudian, Motor Honda PCX 2022, Honda C 70 tahun 1980, dan Tossa TSZ200-2 Tahun 2013.
Ia tercatat memiliki harta bergerak lain senilai Rp.95.825.000, kas/ setara kas Rp.1.408.588.959, serta hutang Rp.1.299.284.440.
Saat ini, KPK sedang melanjutkan pemeriksaan intensif terhadap 9 pihak yang terjaring OTT di Kota Madiun, termasuk terhadap Maidi.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan sembilan orang dibawa ke Jakarta tidak lama setelah operasi dilakukan di Madiun.
“Dalam peristiwa tertangkap tangan di wilayah Kota Madiun, sejumlah 9 orang dibawa ke Jakarta,” ujar Budi.
“Tim penyidik masih melanjutkan pemeriksaannya secara intensif di gedung KPK Merah Putih,” tambahnya.
Budi menjelaskan perkara tersebut telah melalui proses gelar perkara internal. Hasilnya, KPK memutuskan perkara naik ke tahap penyidikan.
“Dalam perkara ini juga telah dilakukan ekspose dan diputuskan penyelidikan naik ke tahap penyidikan,” kata Budi.
Pada proses yang sama, KPK menetapkan status hukum para pihak yang dibawa dalam OTT.
“Dalam ekspose tersebut, KPK sudah menetapkan status hukum para pihak yang diamankan, dalam waktu 1x24 jam,” ujarnya.
Sebelumnya, Wali Kota Madiun Maidi mendatangi Gedung Merah Putih KPK pada Senin (19/1) malam setelah terjaring operasi tangkap tangan.
Berdasarkan pantauan awak media, Maidi bersama delapan orang lainnya sampai di lokasi sekitar pukul 22.33 WIB.
Ia tampak membawa tas di kedua tangannya serta terlihat santai sambil memberikan senyum kepada jurnalis.
Sesudah penangkapan tersebut, Maidi menyatakan dirinya selalu berupaya memberi yang terbaik bagi warga Madiun. Ia bahkan menyampaikan permintaan doa agar kesehatannya terjaga.
“Saya tidak pernah lelah untuk membangun kota madiun. Kalau ada kekurangan, doakan saya sehat,” ujar Maidi.
EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 23 jam yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






