Ketua MPR Ungkap Hasil Pertemuan dengan Ketua Majelis Nasional Korea Selatan

Oleh: Ahda Bayhaqi
Kamis, 22 Januari 2026 | 19:35 WIB
Ketua MPR RI Ahmad Muzani. (BeritaNasional/Elvis)
Ketua MPR RI Ahmad Muzani. (BeritaNasional/Elvis)

BeritaNasional.com -  Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama Ketua Majelis Nasional Korea Selatan Woo Won-shik membahas kerja sama Indonesia dan Korea Selatan dalam bidang perdagangan, ekonomi, investasi, serta kebudayaan. Pertemuan itu digelar di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Kamis (22/1/2026) yang mencerminkan hubungan erat antara Indonesia dan Korsel di berbagai sektor strategis.

"Pertemuan berlangsung penuh keakraban, bahkan diselingi canda. Ini menandakan hubungan Indonesia dan Korea Selatan sudah sangat baik dan bersahabat,” ujar Muzani usai pertemuan.

Pada saat pertemuan, Woo Won-shik menyinggung seorang pekerja migran Indonesia (PMI) Sugianto yang mendapat penghargaan dari pemerintah Korea Selatan. Sugianto membantu menyelamatkan sejumlah lansia saat kebakaran di salah satu provinsi di Korea Selatan.

"Tindakan Sugianto sangat mengesankan masyarakat Korea Selatan. Bahkan Presiden Korea Selatan mengundangnya secara khusus ke Istana Biru di Seoul untuk memberikan penghormatan," kata Muzani.

Menurut politikus Partai Gerindra itu, peristiwa tersebut mencerminkan nilai kemanusiaan dan persahabatan yang kuat antara rakyat Indonesia dan Korea Selatan. Ia menilai, keberadaan WNI di Korea Selatan telah menjadi bagian dari jembatan persahabatan antarbangsa.

Selain itu, Ketua Parlemen Korea Selatan juga menyampaikan sejumlah perhatian terkait investasi Korea Selatan di Indonesia. Disebutkan, masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi perusahaan dan investor Korea Selatan dalam menjalankan usaha di Tanah Air.

"Harapannya, berbagai persoalan tersebut dapat dikomunikasikan dengan para pemangku kepentingan di Indonesia, sehingga iklim investasi antara kedua negara dapat semakin baik dan lancar," ujar Muzani.

Muzani menegaskan, MPR RI mendukung upaya penguatan hubungan bilateral Indonesia–Korea Selatan, termasuk menciptakan kepastian dan kenyamanan bagi investor asing yang berkontribusi terhadap perekonomian nasional.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: