Rosenior Pastikan Cole Palmer Tetap Nyaman dan Fokus Bersama Chelsea

Oleh: Harits Tryan
Senin, 26 Januari 2026 | 04:00 WIB
Cole Palmer
Cole Palmer

BeritaNasional.com - Pelatih kepala Chelsea, Liam Rosenior, menegaskan bahwa Cole Palmer merasa “sangat bahagia” berada di klub menyusul laporan yang menyebut pemain timnas Inggris itu merasa rindu kampung halaman.

Palmer bergabung ke Stamford Bridge pada 2023 dari Manchester City, klub tempat ia meniti karier sejak akademi hingga menembus tim utama. Namun, ia kesulitan mendapatkan menit bermain di bawah asuhan Pep Guardiola.

Periode ini disebut menjadi masa paling sulit dalam karier pemain berusia 23 tahun tersebut. Cedera dan penurunan performa membuat kontribusi gol dan assist-nya menurun drastis.

Musim ini, Palmer baru mencetak empat gol di Premier League dan terlihat frustrasi pada babak kedua kemenangan 2-0 Chelsea atas Brentford di kandang pada Sabtu lalu.

“Saya sudah beberapa kali berbicara dengan Cole dan dia terlihat sangat bahagia berada di sini, dia benar-benar senang di sini,” ujar Rosenior dikutip dari ESPN, Senin (26/1/2026).

“Dia adalah bagian besar dari rencana jangka panjang kami. Dia pemain yang luar biasa. Setiap pemain pasti melewati masa-masa sulit dalam kariernya, terutama terkait cedera. Itu sama sekali bukan cerminan dari kualitasnya," timpalnya.

Palmer menjadi salah satu dari sejumlah pemain yang kebugaran dan waktu bermainnya menuai kontroversi pada era mantan pelatih Enzo Maresca.

Manajemen klub disebut tidak senang karena pelatih asal Italia itu dinilai berusaha mempercepat kembalinya para pemain dari cedera, meski bertentangan dengan saran tim medis. Masalah cedera pangkal paha yang dialami Palmer turut memicu perbedaan pendapat di internal klub.

Rosenior ditunjuk sebagai pelatih dengan pemahaman bahwa ia bersedia bekerja mengikuti panduan tim medis, dengan klub tidak berniat mengubah pendiriannya.

“Tugas saya, tugas klub, adalah membawa [Palmer] ke kondisi di mana dia bisa tampil konsisten di level yang dia inginkan,” kata Rosenior.

“Ada frustrasi di laga melawan Brentford, bukan karena dia tidak bahagia, tetapi karena dia merasakan sakit dan tidak bisa tampil di level yang dia inginkan untuk klub. Dia anak yang hebat, tetapi kami harus memastikan merawatnya dengan cara yang tepat. Itulah mengapa saya tidak melibatkannya di pertandingan terakhir," bebernya.

Rosenior juga mengaku puas dengan tingkat kepemimpinan di dalam skuadnya, meski tidak banyak sosok yang terlihat secara vokal mengambil alih komando di lapangan.

“Saya pernah bermain dengan pemain yang sangat berisik, banyak berteriak dan menunjuk, tetapi justru menghindar dari bola dan tidak mau mengambil tanggung jawab,” ujarnya.

“Saya tidak akan menyebut nama. Ada berbagai cara untuk memimpin. Generasi saya berbeda dengan generasi yang lebih muda dalam hal komunikasi. Namun saya menyukai grup ini. Entah itu Reece [James], Enzo [Fernandez], Moises [Caicedo], Trevoh Chalobah, atau Tosin [Adarabioyo]," katanya.

Sumber: ESPNsinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: