Progres Pemulihan Pascabencana Membaik, Pemerintah Terus Percepat Rehabilitasi

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 27 Januari 2026 | 16:07 WIB
Menko PMK Pratikno. (Foto/Kemenko PMK)
Menko PMK Pratikno. (Foto/Kemenko PMK)

BeritaNasional.com - Pemerintah terus mempercepat upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di sejumlah wilayah, dengan progres pemulihan yang dinilai semakin membaik.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno selaku Ketua Pengarah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana menyampaikan bahwa kerja bersama pemerintah pusat, kementerian, dan lembaga telah menunjukkan hasil positif di lapangan, meski masih membutuhkan pengawalan berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan Pratikno saat memberikan pengarahan dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang digelar di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Senin (26/1/2026).

“Pemerintah pusat bersama kementerian dan lembaga telah bekerja keras dan progresnya bagus di lapangan .Namun, ada beberapa hal yang perlu terus kita kawal. Kita berkomitmen membangun daerah terdampak menjadi lebih baik dan lebih tangguh,” ujar Pratikno dalam keterangannya, Selasa (27/1/2026).

Ia mencontohkan sejumlah langkah konkret yang telah dilakukan, di antaranya pembangunan infrastruktur pengendali risiko oleh Kementerian Pekerjaan Umum, termasuk pembangunan bendungan baru yang sebelumnya belum tersedia di wilayah terdampak. Upaya tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko bencana dalam jangka panjang.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Ketua Pelaksana Satgas memaparkan perkembangan terkini kondisi wilayah terdampak bencana. Menurutnya, dampak bencana masih dirasakan pada sektor infrastruktur, layanan dasar, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Di Sumatera Barat, dari total 16 kabupaten/kota terdampak, lima daerah telah mendekati kondisi normal secara menyeluruh. Layanan rumah sakit daerah, fasilitas pendidikan, serta akses jalan nasional telah kembali berfungsi, dan kegiatan ekonomi masyarakat mulai pulih.

Adapun di Sumatera Utara, sebanyak 11 kabupaten/kota dilaporkan telah mendekati kondisi normal. Sementara di Aceh, delapan kabupaten/kota masih memerlukan perhatian khusus, sembilan kabupaten/kota mendekati kondisi normal, dan satu kabupaten/kota telah kembali normal.

Mendagri juga menegaskan bahwa pemerintah terus mempercepat rekonstruksi rumah dan infrastruktur yang terdampak, sekaligus memastikan penyaluran bantuan berjalan efektif. Penguatan kawasan rawan bencana turut dilakukan melalui pembangunan infrastruktur pengaman, termasuk pemanfaatan material lokal untuk memperkuat kawasan strategis.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Richard Taruli, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kepala Kantor Staf Presiden M. Qodari, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Kepala Badan Komunikasi dan Informasi Nasional Angga Raka Prabowo, Kepala BPS Amalia Adininggar, Kepala LKPP Sarah Sadiqa, serta Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: