AS Siap Hadir Permanen di Venezuela

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Rabu, 28 Januari 2026 | 02:30 WIB
Presiden AS Donald Trump (Foto/X Donald Trump)
Presiden AS Donald Trump (Foto/X Donald Trump)

BeritaNasional.com - Badan Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS) secara diam-diam disebut tengah berupaya membangun kehadiran permanen AS di Venezuela guna memengaruhi masa depan negara tersebut, demikian laporan CNN.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa CIA dan Departemen Luar Negeri AS tengah berkoordinasi terkait bentuk aktivitas AS di Venezuela, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. 

Departemen Luar Negeri diperkirakan akan menjadi representasi diplomatik jangka panjang AS di negara itu.

Sebelum pembukaan resmi kedutaan, pemerintahan Presiden Donald Trump kemungkinan akan mengandalkan sebuah kantor cabang CIA untuk memulai proses masuk kembali dan menjalin kontak informal dengan anggota dari berbagai faksi politik Venezuela.

Sumber tersebut juga menyebutkan bahwa CIA dapat memberikan pengarahan kepada para pejabat Venezuela terkait intelijen AS mengenai pihak-pihak yang dianggap sebagai lawan, seperti China, Rusia, dan Iran.

“Mendirikan kantor cabang adalah prioritas utama. Sebelum jalur diplomatik dibuka, kantor cabang dapat membantu membangun saluran penghubung, yang akan dilakukan dengan intelijen Venezuela, dan itu memungkinkan terjadinya percakapan yang tidak bisa dilakukan oleh para diplomat,” kata seorang mantan pejabat pemerintah AS yang mengetahui rencana tersebut.

Pada 3 Januari, AS melancarkan serangan besar-besaran ke Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro serta istrinya, Cilia Flores, lalu membawa keduanya ke New York untuk diadili. 

Sumber: Antara
 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: