Hanya Menang Sekali dalam 23 Laga, Pisa Resmi Pecat Pelatih Alberto Gilardino

Oleh: Tarmizi Hamdi
Minggu, 01 Februari 2026 | 12:10 WIB
Pelatih Pisa Alberto Gilardino dipecat. (Foto/Instagram Alberto Gilardino)
Pelatih Pisa Alberto Gilardino dipecat. (Foto/Instagram Alberto Gilardino)

BeritaNasional.com - Petualangan Alberto Gilardino bersama klub promosi Serie A Pisa Sporting Club resmi berakhir lebih cepat. 

DIlansir dari laman resmi klub, Pisa resmi mengumumkan pemecatan sang pelatih pada Sabtu (31/1/2026) malam waktu setempat menyusul rentetan hasil buruk yang tak kunjung usai.

Keputusan tegas ini diambil manajemen klub tak lama setelah Pisa menelan kekalahan pahit 1-3 di kandang sendiri saat menjamu Sassuolo. 

Kekalahan tersebut menjadi titik nadir yang membuat posisi legenda sepak bola Italia itu tidak lagi dapat dipertahankan.

Gilardino sebenarnya datang dengan ekspektasi tinggi pada musim panas lalu setelah berhasil membawa Pisa promosi dari Serie B, sebuah penantian panjang selama puluhan tahun untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Italia.

Namun, transisi ke Serie A ternyata menjadi neraka bagi Gilardino. Dari 23 pertandingan yang telah dijalani musim ini, ia hanya mampu mencatatkan 1 kemenangan, 11 hasil imbang, dan 11 kekalahan.

Selain performa buruk di liga, perjalanan Pisa di Coppa Italia juga tidak berlanjut setelah hanya meraih masing-masing satu kemenangan dan satu kekalahan.

Kekecewaan penggemar sudah mencapai puncaknya. Dalam pertandingan terakhir melawan Sassuolo di Arena Garibaldi, para suporter bahkan menyalakan suar sebagai bentuk protes atas keterpurukan tim yang kini berada di dasar klasemen.

Melalui pernyataan resminya, pihak klub mengonfirmasi bahwa mereka kini sedang bergerak cepat untuk mencari sosok pengganti guna menyelamatkan tim dari ancaman degradasi.

Meski belum ada pengumuman resmi mengenai pelatih baru, sejumlah laporan di Italia menyebutkan bahwa manajemen Pisa sudah menjalin komunikasi dengan Marco Giampaolo. 

Mantan pelatih AC Milan dan Sampdoria tersebut diproyeksikan untuk memimpin skuad di sisa musim ini.

Tugas berat kini menanti siapa pun pelatih yang akan datang untuk membangkitkan mental para pemain dan mengejar ketertinggalan poin demi bertahan di Serie A.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: