Laura Fernandez Klaim Menang di Pilpres Kosta Rika, Janji Bakal Kedepankan Dialog dan Rangkul Oposisi
BeritaNasional.com - Laura Fernandez mengeklaim kemenangan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) Kosta Rika yang digelar pada Minggu (1/2/2026) waktu setempat.
Kandidat dari Partai Rakyat Berdaulat (PDS) yang berkuasa ini sukses mengamankan kursi kepresidenan hanya dalam satu putaran.
Berdasarkan data Mahkamah Pemilihan Agung dengan suara masuk mencapai 93,8 persen, Fernandez meraih 48,3 persen suara.
Angka ini melampaui ambang batas minimal 40 persen yang ditetapkan hukum Kosta Rika untuk menghindari pemungutan suara putaran kedua.
Fernandez berhasil mengungguli rival utamanya, Alvaro Ramos dari Partai Pembebasan Nasional, yang memperoleh 33,4 persen suara.
Sementara itu, Claudia Dobles dari Koalisi Agenda Warga harus puas di posisi ketiga dengan raihan 4,9 persen.
Di hadapan para pendukungnya di pusat Kota San Jose, Fernandez menyatakan kemenangan ini adalah mandat dari rakyat untuk melanjutkan transformasi negara.
Ia menyebut periode kepemimpinannya nanti sebagai babak baru yang diistilahkan dengan "Republik Ketiga."
"Kosta Rika telah memilih keberlanjutan perubahan-perubahan yang semata-mata bertujuan untuk menyelamatkan dan menyempurnakan lembaga-lembaga demokrasi kita dan mengembalikannya kepada Anda, rakyat yang berdaulat," tegas Fernandez.
Presiden terpilih berusia 39 tahun ini telah menerima ucapan selamat dari petahana Presiden Rodrigo Chaves dan Presiden El Salvador, Nayib Bukele. Meskipun menang telak, Fernandez menegaskan bahwa pemerintahannya akan mengedepankan dialog nasional dan merangkul pihak oposisi.
"Kegembiraan yang saya rasakan sangat besar, dan tanggung jawab yang saya pikul dalam menyelesaikan transformasi demokratis ini juga sangat besar," tambahnya.
Di sisi lain, Alvaro Ramos telah mengakui kekalahannya dan berjanji akan mendukung kebijakan pemerintah yang menguntungkan negara.
Sementara itu, Claudia Dobles mengingatkan pentingnya persatuan untuk menjaga demokrasi Kosta Rika.
Profil Laura Fernandez
Laura Fernandez bukanlah sosok baru di pemerintahan. Ilmuwan politik ini sebelumnya menjabat sebagai Menteri Perencanaan Nasional dan Menteri Kepresidenan. Ia dikenal sebagai penerus garis politik Presiden Rodrigo Chaves.
Dua agenda besar yang menjadi prioritas utamanya adalah:
Keamanan Nasional: Fernandez berjanji menerapkan status keadaan darurat untuk merebut kembali wilayah-wilayah yang dikuasai kelompok kriminal, serta memaksimalkan fungsi penjara-penjara baru.
Transformasi Ekonomi: Ia berencana memperluas kemitraan publik-swasta guna memperbaiki infrastruktur, menarik investasi asing, serta memangkas birokrasi yang selama ini menghambat pertumbuhan ekonomi.
Dengan kemenangan ini, Fernandez memikul harapan besar masyarakat Kosta Rika untuk membawa kesejahteraan dan kemakmuran yang lebih merata di masa depan.
Sumber: Xinhua News
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu







