Kiriman 75 Ribu Dolar AS dan Hubungan Karib Lord Mandelson dengan Predator Seks Jeffrey Epstein
BeritaNasional.com - Dampak kasus kejahatan seksual yang dilakukan miliarder Amerika Serikat (AS) Jeffrey Epstein sangat luas. Terlebih, saat jutaan dokumen Epstein yang melibatkan ratusan nama elite dunia dibuka oleh Departemen Kehakiman AS. Epstein file ini turut berdampak pada politisi Inggris, Peter Mandelson atau Lord Mandelson.
Melansir The Guardian, Selasa (3/2/2026), Peter Mandelson akhirnya mengundurkan diri dari keanggotaan Partai Buruh untuk menghindari "aib lebih lanjut" setelah terungkapnya lebih banyak informasi tentang persahabatannya dengan Epstein.
Anggota parlemen Inggris itu juga dipecat sebagai duta besar (Dubes) Inggris untuk AS pada September 2025 lalu karena hubungannya dengan Epstein.
Mandelson mengatakan, ia telah menulis surat pengunduran dirinya dari keanggotaan Partai Buruh pada Minggu (1/2/2026) malam kepada Hollie Ridley, sekretaris jenderal Partai Buruh.
"Saya telah dikaitkan lebih lanjut akhir pekan ini dengan kehebohan yang dapat dimengerti seputar Jeffrey Epstein dan saya merasa menyesal dan sedih tentang hal ini," bunyi surat Mandelson.
"Tuduhan yang saya yakini salah bahwa ia melakukan pembayaran finansial kepada saya 20 tahun yang lalu, dan yang tidak saya miliki catatan atau ingatannya, perlu diselidiki oleh saya," sambung surat itu.
Dalam suratnya, Mandelson mengaku tidak ingin mempermalukan Partai Buruh lebih lanjut dan memilih mengundurkan diri dari keanggotaan partai. Ia pun kembali menyampaikan permintaan maafnya kepada para perempuan dan anak perempuan yang suaranya seharusnya sudah didengar sejak lama.
“Saya telah mendedikasikan hidup saya untuk nilai-nilai dan kesuksesan Partai Buruh dan dalam mengambil keputusan ini, saya percaya saya bertindak demi kepentingan terbaiknya,” tutup surat tersebur.
Sementara itu, juru bicara Partai Konservatif yang enggan disebutkan namanya mengatakan pentingnya dilakukan penyelidikan independen atas pengangkatan Mandelson sebagai duta besar.
"Lord Mandelson benar-benar tercela. Namun Keir Starmer tidak memiliki keberanian untuk mengambil tindakan, membiarkan Mandelson mengundurkan diri dari Partai Buruh alih-alih mengusirnya," kata politisi itu dikutip The Guardian.
Jubir itu juga menyinggung peran PM Inggris Keir Starmer dan kepala stafnya yang menunjuk Mandelson sebagai duta besar meskipun hubungannya dengan Epstei sudah diketahui, bahkan menolak untuk menindak Mandelson saat tumpukan bukti yang memberatkannya semakin bertambah.
“Mengingat kurangnya penilaian yang mengerikan dari perdana menteri dan keterlibatan operasi Downing Street-nya, sekarang harus ada penyelidikan independen yang lengkap dan menyeluruh,” desaknya.
Sebelumnya, salah satu menteri Inggris juga mendesak Mandelson untuk bersaksi di hadapan Kongres AS tentang hubungannya dengan Jeffrey Epstein, karena dokumen-dokumen yang menunjukkan bahwa mendiang pelaku pelecehan seksual anak itu mengirimkan uang sebesar 75.000 dolar AS kepada Mandelson0ĺĺlĺlĺp00ⁿ saat itu.
Pada Jumat (30/1/2026), Departemen Kehakiman AS kembali merilis email dan dokumen Epstein lainnya, di mana di dalamnya terdapat fakta baru tentang kedekatan hubungan antara Epstein dan Lord Mandelson.
Laporan rekening bank pun menunjukkan tiga pembayaran terpisah sebesar 25.000 dolar AS yang ditujukan pada Mandelson yang dikirim dari rekening bank JP Morgan milik Epstein. Hal ini pun telah dibantah oleh Mandelson.
“Saya tidak memiliki catatan dan tidak ingat menerima jumlah tersebut dan tidak tahu apakah dokumen-dokumen tersebut asli,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Mandelson menegaskan kembali bahwa ia telah salah mempercayai Epstein dan melanjutkan hubungannya dengan Epstein. Ia pun mengaku menyesal dan meminta maaf kepada para korban.
“Saya sangat menyesal telah melakukannya dan meminta maaf tanpa syarat kepada para wanita dan gadis yang menderita,” imbuh Mandelson.
Sementara itu, pada Minggu (1/2/2026), Menteri Perumahan, Komunitas, dan Pemerintah Daerah Inggris Steve Reed mengatakan, Mandelson memiliki “kewajiban moral” untuk membagikan apa yang ia ketahui tentang pemodal yang tercela itu.
Ia mengatakan kepada Sky News bahwa siapa pun yang memiliki informasi atau bukti terkait kasus Epstein harus membagikannya, baik itu Andrew Mountbatten-Windsor (Prince Andrew), Lord Mandelson, atau siapa pun.
“Mereka memiliki kewajiban moral untuk membagikan apa yang mereka ketahui sehingga para korban dapat membantu menemukan keadilan yang telah lama ditolak dari mereka,” kata Reed.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







