Anggota Kongres Dibolehkan Akses Epstein Files Tanpa Sensor Pekan Depan
BeritaNasional.com - Departemen Kehakiman Amerika Serikat atau US Department of Justice (DOJ) mengizinkan anggota kongres Amerika Serikat untuk meninjau sebagian besar dokumen kasus kejahatan seksual mendiang Jeffrey Epstein pada pekan depan.
Menurut NBC News berdasarkan surat DOJ kepada anggota Kongres pada Jumat (6/2/2026), para legislator dibolehkan mengakses materi kasus Epstein di DOJ mulai Senin (9/2/2026). Namun, mereka tidak akan memperoleh akses ke dokumen asli.
Masih menurut surat tersebut, anggota Kongres hanya dapat meninjau berkas tersebut secara langsung dengan syarat memberikan pemberitahuan kepada Departemen Kehakiman 24 jam sebelumnya. Mereka diperbolehkan membuat catatan, tetapi dilarang membawa perangkat elektronik.
Para legislator hanya dapat meninjau salinan tanpa sensor dari sekitar tiga juta dokumen yang sebelumnya telah dipublikasikan oleh Departemen Kehakiman. Jumlah tersebut sekitar setengah dari seluruh berkas yang diakui berada dalam penguasaan lembaga tersebut.
“Ketika Kongres melawan, Kongres bisa menang,” kata anggota parlemen Ro Khanna, bersama anggota lainnya, Thomas Massie saat menandatangani surat kepada Wakil Jaksa Agung Todd Blanche pada Jumat lalu untuk menuntut akses terhadap dokumen tanpa sensor.
“@RepThomasMassie dan saya selalu percaya bahwa Kongres tidak boleh menjadi keset. Bukan hanya dalam isu berkas Epstein. Bukan pula dalam upaya menghentikan perang yang tidak masuk akal,” tambah Khanna.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







