PAN Pasangkan Prabowo dengan Zulhas, Dasco: Kita Anggap Wacana

Oleh: Ahda Bayhaqi
Jumat, 06 Februari 2026 | 22:57 WIB
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad saat diwawancarai. (BeritaNasional/Elvis Sendouw))
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad saat diwawancarai. (BeritaNasional/Elvis Sendouw))

BeritaNasional.com - Menanggapi usulan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan sebagai calon wakil presiden mendampingi Presiden Prabowo Subianto untuk Pilpres 2029, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menganggap usulan tersebut hanya sebuah wacana.

"Nah, bahwa kemudian kita dengar di luar ada wacana-wacana dipasangkan dengan beberapa tokoh, yaitu kita anggap sebagai wacana dan juga hiburan untuk rakyatlah," ujar Dasco di Jalan Kertanegara IV, Jakarta, Jumat (6/2/2025).

Prabowo akan menentukan langkah pada Pilpres 2029 setelah melihat apakah selama memimpin sebagai presiden menyelesaikan tugas dan bermanfaat untuk rakyat.

"Pak Prabowo itu pasti akan menentukan langkah setelah melihat dalam periode pertama apakah pekerjaan dan tugas-tugas dapat diselesaikan dengan baik dan bermanfaat untuk rakyat banyak," ujarnya. 

Sebelumnya, Partai Amanat Nasional (PAN) siap mendukung Presiden Prabowo Subianto untuk Pilpres 2029. PAN juga menawarkan Ketua Umumnya, Zulkifli Hasan sebagai cawapres.

"Saya adalah partai politik dan apalagi partai politik itu sekarang memiliki kesempatan untuk bisa mengajukan kader-kadernya dengan tidak ada presidential threshold. Tentu saya mau dukung Pak Zulhas. Kalau ditanyakan hari ini, saya dukung Pak Zulhas mendampingi Pak Prabowo di tahun 2029 tentu," ujar Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Apabila Zulhas mendampingi Prabowo sebagai cawapres, kata dia, tentu seluruh kader PAN siap mendukung. Sehingga akan menghidupkan mesin partai

"Bagi saya, itu juga akan menghidupkan mesin partai. Kader-kader juga akan tergerak untuk mendukung ketua umumnya," kata Eddy.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: