PAN Tawarkan Zulhas Jadi Cawapres Prabowo, PKB: Kita Fokus Bantu Pemerintah
BeritaNasional.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merespons Partai Amanat Nasional (PAN) yang mengusulkan Ketua Umumnya Zulkifli Hasan (Zulhas) sebagai pendamping Presiden Prabowo Subianto di Pilpres 2029.
Ketua DPP PKB Syaiful Huda mengaku, PKB belum membahas posisi cawapres untuk Prabowo. PKB belum menawarkan kepada Prabowo siapa cawapres yang cocok untuk mendampinginya. Ia berdalih, saat ini fokus PKB adalah membantu Prabowo menyukseskan pemerintahan di periode pertamanya.
"Belum, kita belum ngobrolin itu (Wapres). Sementara ini fokus kita bantu Pak Prabowo," katanya kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).
Huda mengatakan, banyak agenda strategis pemerintahan Presiden Prabowo yang harus diselesaikan. Salah satunya adalah di sektor ekonomi yang perlu dilanjutkan sampai tuntas.
"Dan melihat beberapa agenda strategis beliau, terutama yang menjadi preferensi kuat PKB adalah menyangkut soal keinginan beliau membikin sistem ekonomi baru, yang kami sebutnya sebagai sistem perubahan sistem ekonomi konstitusi itu. Jadi ekonomi konstitusi yang beliau sampaikan di berbagai forum di internal PKB, menyangkut soal komitmen beliau akan menjalankan Pasal 33 itu," jelas Huda.
Sebelumnya, Partai Amanat Nasional (PAN) siap mendukung Presiden Prabowo Subianto untuk Pilpres 2029. PAN juga menawarkan Ketua Umumnya, Zulkifli Hasan sebagai cawapres.
"Saya adalah partai politik dan apalagi partai politik itu sekarang memiliki kesempatan untuk bisa mengajukan kader-kadernya dengan tidak ada presidential threshold. Tentu saya mau dukung Pak Zulhas. Kalau ditanyakan hari ini, saya dukung Pak Zulhas mendampingi Pak Prabowo di tahun 2029 tentu," ujar Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Apabila Zulhas mendampingi Prabowo sebagai cawapres, kata dia, tentu seluruh kader PAN siap mendukung. Sehingga akan menghidupkan mesin partai
"Bagi saya, itu juga akan menghidupkan mesin partai. Kader-kader juga akan tergerak untuk mendukung ketua umumnya," kata Eddy.
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu







