Trump Umumkan Sanksi Baru untuk Pihak yang Terlibat Perdagangan Minyak Iran
BeritaNasional.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan sanksi baru terhadap 15 entitas, dua individu, dan 14 kapal yang disebut sebagai armada bayangan yang terkait dengan transaksi perdagangan minyak Iran.
"Presiden Trump berkomitmen untuk menekan ekspor minyak dan petrokimia ilegal rezim Iran di bawah kampanye tekanan maksimum pemerintah saat ini," kata Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan, Jumat (6/2/2026).
Pengumuman itu disampaikan saat pembicaraan tidak langsung antara AS dan Iran berakhir di Muscat, Oman, pada Jumat.
Menurut kantor berita resmi Iran, IRNA, Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi mengatakan, pembicaraan itu hanya berfokus pada masalah nuklir dan Teheran tidak membahas topik lainnya dengan Washington.
Araghchi mengatakan "ketidakpercayaan yang sangat mendalam" yang terbentuk dalam hubungan masa lalu antara kedua negara menimbulkan "tantangan yang sangat besar" bagi negosiasi tersebut.
Sumber: Antara
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







