Ada Wajib, Makruh atau Haram, Ini Hukum Sedekah di Bulan Ramadan
BeritaNasional.com - Sedekah di bulan Ramadhan merupakan amalan ibadah yang sangat dianjurkan, apalagi Allah SWT menjanjikan pahala berlipat ganda di bulan baik ini.
Rasulullah SAW mencontohkan amalan ini dengan memperbanyak sedekah di bulan suci Ramadan daripada bulan lainnya.
Tak hanya mendapatkan pahala berlipat ganda, bersedekah di bulan suci ini juga memiliki sejumlah keutamaan yang sayang dilewatkan bagi umat Muslim.
Lalu apa hukum bersedekah di bulan Ramadhan dalam ajaran Islam?
Hukum Sedekah dalam Islam
Sebetulnya, hukum dasar amalan sedekah dalam ajaran Islam adalah sunnah muakkad.
Itu berarti, amalan ini akan mendatangkan pahala dan kebaikan jika dilakukan, tapi jika tidak dilaksanakan maka tidak akan mendatangkan dosa juga.
Keutamaan sedekah secara umum juga tercantum dalam surat Al-Baqarah ayat 195 yang berarti:
“Dan berinfaklah (bersedekah) kamu di jalan Allah dan janganlah kamu mencampakkan diri kamu ke dalam kebinasaan, dan berbuang baiklah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik.”
Namun di momen tertentu, hukum bersedekah dalam Islam bisa berubah menjadi wajib, makruh, ataupun haram.
1. Sedekah yang Hukumnya Wajib
Sedekah bisa menjadi amalan yang wajib dilakukan oleh umat Muslim ketika ia bertemu dengan orang yang benar-benar membutuhkan pertolongan.
Jika orang tersebut tidak mendapatkan pertolongan, maka bisa berdampak pada kehidupannya secara signifikan.
Misalnya, ketika ada seseorang yang kelaparan karena sudah tidak makan selama berhari-hari, maka wajib hukumnya bagi umat Muslim yang mampu untuk bersedekah ke orang tersebut.
2. Sedekah yang Hukumnya Makruh
Bersedekah bisa menjadi makruh apabila barang yang kamu sedekahkan tidak membawa manfaat seutuhnya, seperti ketika kamu bersedekah pakaian yang sudah tidak layak pakai.
Karena itu, pastikan untuk mempertimbangkan manfaat dan kondisi barang yang hendak disedekahkan agar bisa mendapatkan ganjaran yang setimpal dari Allah SWT.
3. Sedekah yang Hukumnya Haram
Kemudian, hukum sedekah bisa berubah menjadi haram jika barang yang disedekahkan bertemu dengan penerima sedekah yang tidak layak.
Misalnya, umat muslim dilarang untuk bersedekah ke pencuri atau sedekah kepada orang yang ingin berjudi, mabuk, ataupun berzina.
Atau, hal ini juga merujuk pada kondisi ketika seseorang bersedekah barang yang digunakan untuk hal-hal tidak baik, seperti minuman beralkohol.
Kendati demikian, tidak bisa dipungkiri bahwa umat Muslim sering kali berhadapan dengan ketidaktahuan saat sedang bersedekah.
Ketika hal ini terjadi, amalan tersebut tetap diterima oleh Allah SWT asalkan kamu ikhlas bersedekah karena Allah.
Mengapa Sedekah Dianjurkan di Bulan Ramadhan?
Pada dasarnya, umat Muslim sangat dianjurkan untuk bersedekah di bulan Ramadhan, terutama saat menjalankan puasa 2026 karena segala bentuk amal kebaikan di bulan ini akan mendapatkan pahala berlipat ganda.
Hal ini pun tertuang dalam hadis Bukhari-Muslim yang berbunyi:
“Barang siapa yang pada bulan itu (Ramadhan) mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu kebaikan, maka nilainya seperti orang yang melakukan perbuatan yang diwajibkan pada bulan lainnya. Dan, barang siapa yang melakukan suatu kewajiban pada bulan itu, nilainya sama dengan 70 kali lipat dari kewajiban yang dilakukannya pada bulan lainnya. Keutamaan sedekah adalah sedekah pada bulan Ramadhan.” (HR Bukhari-Muslim.
Selain itu, anjuran sedekah secara umum juga dijelaskan dalam surat Al-Hadid ayat 18 yang berarti:
“Allah akan melipatgandakan pahala bagi orang yang bersedekah, baik laki-laki maupun perempuan.”
Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan
Keutamaan bersedekah di bulan Ramadhan memang telah tercantum dalam hadis riwayat At-Tirmidzi yang berbunyi:
“Dari Anas dikatakan: Wahai Rasulullah, sedekah apa yang nilainya paling utama? lalu, Rasul menjawab: Sedekah di bulan Ramadhan.” (HR At-Tirmidzi).
Adapun beberapa keutamaan bersedekah di bulan Ramadhan yang bisa didapatkan umat Muslim adalah sebagai berikut:
Mendapatkan pahala berlipat ganda.
Meleburkan dosa-dosa di masa lalu.
Membuka pintu rezeki.
Menjadi bekal untuk di akhirat.
Memberikan keberkahan pada rezeki yang dimiliki.
Meningkatkan rasa syukur.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







