DPR Sarankan Jumlah Pasukan ISF Indonesia yang Dikirim ke Gaza Tidak Terlalu Besar

Oleh: Panji Septo R
Selasa, 10 Februari 2026 | 16:11 WIB
Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto. (Foto/Sinpo.id)
Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto. (Foto/Sinpo.id)

BeritaNasional.com - Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menilai kontingen Pasukan Stabilisasi Internasional atau International Stabilization Force (ISF) yang disiapkan Indonesia ke Gaza tidak perlu berjumlah besar.

Sebagai informasi, Kapuspen TNI Mayjen Freddy Ardianzah pernah menyebut 20 ribu prajurit telah disiapkan untuk mendukung perdamaian dan kemanusiaan.

Utut menyebut ukuran wilayah Gaza sangat terbatas sehingga kebutuhan pasukan harus proporsional.

“Intinya, hemat saya, tidak perlu terlalu besar seperti yang 20 ribu (pasukan) itu. Tentu kan teman-teman di Kemhan sudah punya ukuran,” ujar Utut di kompleks parlemen, Senayan, Selasa (10/2/2026).

Ia menjelaskan Gaza memiliki luas yang tidak lebih besar dibandingkan pusat Jakarta. 

“Jalur, Gaza yang sempat saya pelajari itu luasnya 45 kilometer persegi, itu lebih kecil sedikit dari Jakarta Pusat. Jadi, Jakarta Pusat ini Senayan, Tanah Abang, sampai Cempaka Putih itu, Senen, kurang lebih seperti itu,” tutur Utut.

Utut menekankan keputusan komando ISF akan dibahas pada tingkat kepala negara. 

“Jadi, siapa yang menjadi lead, biar itu nanti ada rundingan di tingkat presiden. Yang jelas, kita kirim pasukan yang terbaik, yang sigap untuk segala cuaca, sigap untuk segala situasi,” ucapnya.

Ia berharap misi ini berfungsi sebagai penjaga perdamaian serta mendorong percepatan pemulihan Gaza. 

“Tentu, kita berdoa ini lebih seperti penjaga perdamaian dan membantu percepatan perbaikan Gaza,” kata dia.

Utut menyampaikan seluruh keputusan parlemen diambil setelah penjelasan langsung dari Presiden. 

“Poinnya adalah persetujuan teman-teman itu setelah mendapatkan penjelasan panjang lebar dari Bapak Presiden, mulai dari konsep filosofis sampai geopolitik terkini,” ujarnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: