Stok Beras Nasional Aman, 35 Juta Keluarga Akan Terima Bansos

Oleh: Lydia Fransisca
Kamis, 12 Februari 2026 | 09:46 WIB
Ilustrasi stok beras nasional (Beritanasional/Oke Atmadja)
Ilustrasi stok beras nasional (Beritanasional/Oke Atmadja)

BeritaNasional.com - Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan, stok beras nasional tetap berada dalam kondisi aman meskipun pemerintah menyiapkan penyaluran bantuan sosial beras pada kuartal I 2026.

Menurut Airlangga, kepastian tersebut didasarkan pada proyeksi peningkatan produksi beras nasional pada periode Januari hingga Maret 2026.

Berdasarkan proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras nasional pada triwulan I 2026 diperkirakan mencapai 10,16 juta ton atau meningkat 15,79 persen dibandingkan 8,78 juta ton pada periode yang sama tahun sebelumnya.

“Diperkirakan dengan kenaikan produksi yang ada, (pasokan bagi) bantuan sosial beras itu mencukupi,” kata Airlangga dikutip, Kamis (12/2/2026).

Airlangga menjelaskan, kebijakan bansos beras tersebut merupakan bagian dari stimulus pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2026. 

Pemerintah berencana menyalurkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram kepada masyarakat desil 1 hingga desil 4 sesuai Data Tunggal Sosial dan Ekonomi (DTSEN).

Selain bantuan beras, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan berupa 2 liter minyak goreng kepada kelompok masyarakat tersebut.

“Kebijakan ini akan menyasar 35,04 juta keluarga penerima manfaat dengan total anggaran sebesar Rp11,92 triliun,” ujar Airlangga.

Ia berharap, pelaksanaan kebijakan tersebut dapat berjalan lancar seiring dengan terpenuhinya pasokan beras pada Maret 2026. 

Untuk itu, Airlangga meminta dukungan seluruh pihak agar distribusi bantuan dapat berjalan optimal.

“Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan dapat menjaga kelancaran logistik,” tandasnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: