Kim Jong Un Tunjuk sang Putri Jadi Calon Penerus Pemimpin Korut
BeritaNasional.com - Teka-teki mengenai siapa pemegang tongkat estafet kepemimpinan di Korea Utara (Korut) mulai terkuak.
Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan (Korsel) melaporkan Kim Ju Ae, putri Kim Jong Un, kini ditetapkan sebagai calon penerus takhta kekuasaan di negara terisolasi tersebut.
Kabar ini disampaikan oleh anggota parlemen Korea Selatan Lee Seong-kweun pada Kamis (12/2/2026) usai menerima pengarahan tertutup dari badan intelijen utama Seoul.
Penilaian intelijen ini bukan tanpa alasan. Sejak pertama kali diperkenalkan ke publik pada tahun 2022 saat peluncuran rudal balistik antarbenua, profil Ju Ae terus meroket.
Ia kini tidak lagi sekadar menemani ayahnya, tetapi mulai menunjukkan peran yang lebih strategis.
"Penilaian itu dibuat dengan mempertimbangkan berbagai keadaan, termasuk kehadirannya yang semakin menonjol dalam acara-acara resmi," ujar Lee Seong-kweun yang dikutip dari CNA pada Kamis.
Bahkan, intelijen mencatat adanya tanda-tanda bahwa Ju Ae mulai ikut campur dalam diskusi kebijakan pemerintah, sebuah langkah yang sangat jarang terjadi bagi anggota keluarga Kim yang masih sangat muda.
Media pemerintah Korea Utara (KCNA) kini mulai menggunakan istilah khusus untuk menyapa Ju Ae. Selain disebut sebagai "anak kesayangan", ia juga dijuluki sebagai hyangdo atau "tokoh pembimbing yang hebat".
Dalam terminologi politik Korea Utara, istilah hyangdo bersifat sakral karena biasanya hanya diperuntukkan bagi pemimpin tertinggi atau calon penerusnya.
Korea Utara dijadwalkan akan menggelar Kongres Partai yang bersejarah pada akhir Februari 2026. Ini adalah agenda politik terbesar Pyongyang untuk merancang rencana nuklir dan kebijakan luar negeri lima tahun ke depan.
Ju Ae diprediksi akan mendapatkan posisi resmi yang kuat dalam acara tersebut.
Salah satu posisi yang santer disebut adalah Sekretaris Pertama Komite Sentral, jabatan terkuat kedua setelah ayahnya di Partai Buruh yang berkuasa.
Sumber: CNA
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu






