Anak Putri Mahkota Norwegia Divonis 4 Tahun atas 2 Kasus Pemerkosaan

Oleh: Kiswondari
Selasa, 16 Juni 2026 | 14:01 WIB
Putra sulung Putri Mahkota Norwegia Marius Borg Høiby. (BeritaNasional/Instagram Eugenia Garavani)
Putra sulung Putri Mahkota Norwegia Marius Borg Høiby. (BeritaNasional/Instagram Eugenia Garavani)

BeritaNasional.com - Marius Borg Høiby, putra sulung dari Putri Mahkota Norwegia Mette-Marit divonis empat tahun penjara usai dinyatakan bersalah atas dua tuduhan pemerkosaan oleh Pengadilan Distrik Oslo pada Senin (15/6/2026). 

Melansir The Guardian dan BBC lewat PEOPLE, pria berusia 29 tahun itu juga dijatuhi hukuman berupa perintah penahanan selama dua tahun atas gugatan salah satu korbannya.

Sidang putusan berlangsung setelah hampir tiga bulan rampungnya persidangan Høiby yang berlangsung selama enam minggu. Menurut laporan BBC, Høiby tidak hadir di pengadilan dalam sidang putusan ini, tetapi mengikuti sidang melalui tautan video.

Saat dikonfirmasi oleh PEPOLE mengenai putusan tersebut, Pengadilan Distrik Oslo dan Keluarga Kerajaan Norwegia belum menanggapi. 

Berdasarkan laporan The Guardian, Hakim Jon Sverdrup Efjestad menghukum Høiby karena menyerang Nora Haukland, mantan pacarnya, dan satu-satunya korban yang namanya diungkapkan secara publik. Høiby pun diperintahkan untuk membayar ganti rugi kepada Haukland dan tiga korban wanita lainnya, dan ia pun dibebaskan dari dua tuduhan pemerkosaan lainnya.

Sementara, menurut laporan BBC, jaksa penuntut meminta agar Høiby dijatuhi hukuman tujuh tahun tujuh bulan penjara, namun pengacara Høiby meminta hukuman yang lebih ringan, yaitu 18 bulan.

Sebelumnya, PEOPLE melaporkan bahwa Høiby awalnya didakwa dengan 32 tuduhan, termasuk pemerkosaan dan pelecehan seksual pada 18 Agustus 2025, atau setahun setelah ditangkap karena diduga menyerang seorang wanita berusia 20 tahun.

Secara keseluruhan, Høiby menghadapi 38 dakwaan, termasuk enam dakwaan merekam orang tanpa izin, enam dakwaan penyerangan seksual tanpa izin, penyerangan terhadap mantan kekasihnya, dan melanggar perintah penahanan. Ia pun harus menghadapi dakwaan terkait narkoba dan pelanggaran lalu lintas.

Sebagai informasi, Høiby adalah putra Mette-Marit dari hubungan sebelumnya sebelum ia menikah dengan Putra Mahkota Haakon, calon raja Norwegia. Høiby tidak termasuk dalam garis suksesi takhta seperti saudara tirinya, Putri Ingrid Alexandra (22), dan Pangeran Sverre Magnus (20).

Secara terpisah, pada 28 Januari 2026, ayah tiri Høiby, Putra Mahkota Haakon sempat menyampaikan keprihatinannya kepada korban dari tindakan putra tirinya itu dan menyampaikan keberpihakan pada korban.

"Kami turut berduka cita atas semua orang yang terkena dampak kasus ini. Hal ini berdampak pada individu, keluarga mereka, dan semua orang yang peduli kepada mereka. Kami memahami bahwa ini adalah masa sulit bagi banyak dari Anda, dan kami turut berempati," kata Haakon. 

Ia pun bersyukur bahwa Norwegia diatur oleh hukum, dan memastikan persidangan dilakukan sengan tertib dan adil.

"Pada saat yang sama, sungguh melegakan mengetahui bahwa kita hidup di negara yang diatur oleh hukum. Saya yakin bahwa mereka yang bertanggung jawab untuk mengawasi jalannya persidangan akan memastikan bahwa persidangan dilakukan dengan tertib, benar, dan seadil mungkin," sambungnya. sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: