Putri Bajrakitiygabha Narendira Debyavati Meninggal usai Koma Selama 3,5 Tahun

Oleh: Kiswondari
Jumat, 12 Juni 2026 | 17:05 WIB
Putri Thailand, Putri Bajrakitiygabha Narendira Debyavati meninggal dunia pada Kamis (11/6/2026). (BeritaNasional/Thai Newsroom)
Putri Thailand, Putri Bajrakitiygabha Narendira Debyavati meninggal dunia pada Kamis (11/6/2026). (BeritaNasional/Thai Newsroom)

BeritaNasional.com - Rakyat Thailand tengah berduka atas kabar meninggalnya Putri Bajrakitiygabha Narendira Debyavati pada Kamis (11/6/2026) waktu setempat. Putri sulung Raja Maha Vajiralongkorn ini meninggal pada usia 47 tahun setelah lebih dari tiga tahun mengalami koma dan menjalani perawatan medis intensif.

Berdasarkan rekaman Viory yang diambil pada Jumat (12/6/2026), menunjukkan para pelayat tengah berduka sembari memegangi potret sang putri yang dibingkai dan dilaminasi di area berkabung di Rumah Sakit Memorial Raja Chulalongkorn Bangkok.

Pada Desember 2022 silam, perempuan yang dikenal luas sebagai Putri Bha itu pingsan saat melatih anjing untuk pameran militer di provinsi Nakhon Ratchasima. Istana kemudian mengumumkan bahwa Sang Putri menderita aritmia jantung parah setelah infeksi mikoplasma.

Sejak saat itu, Putri Bha tetap dalam keadaan koma dan menerima perawatan intensif di Rumah Sakit Memorial Raja Chulalongkorn.

Pada Mei 2026 lalu, pihak Istana menyampaikan perkembangan terkait kesehatan Sang Putri, bahwa dokter telah mendeteksi infeksi perut yang disebabkan oleh peradangan usus besar. Kondisinya menjadi tidak stabil, dengan tekanan darah rendah, detak jantung tidak teratur, dan kelainan pembekuan darah.

Sementara itu, Perdana Menteri Anutin Charnvirakul menggambarkan kematian Putri Bha sebagai kesedihan yang tak terukur di hati seluruh bangsa, seraya memuji kontribusinya terhadap pelayanan publik.

Kematian Sang Putri juga menghilangkan salah satu tokoh publik keluarga kerajaan Thailand yang paling berpengalaman dan populer.

Apalagi, amandemen konstitusi tahun 1974 memungkinkan seorang wanita untuk naik tahta Thailand, sehingga Putri Bajrakitiyabha telah lama dipandang sebagai calon penerus atau sebagai wali untuk membantu Pangeran Dipangkorn Rasmijoti setelah kematian ayah mereka.

Sumber: Viorysinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: