Trump Isyaratkan Bangun Tembok Pembatas AS-Kanada, Ini Sebabnya!

Oleh: Kiswondari
Senin, 27 Juli 2026 | 16:32 WIB
Tembok pembatas AS-Kanada hasil AI yang diunggah Presiden AS Donald Trump, Sabtu (25/7/2026). (BeritaNasional/Trutch Social Trump)
Tembok pembatas AS-Kanada hasil AI yang diunggah Presiden AS Donald Trump, Sabtu (25/7/2026). (BeritaNasional/Trutch Social Trump)

BeritaNasional.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengisyaratkan untuk membangun tembok pembatas antara AS dan Kanada, sebagai bagian kritik atas penanganan kebakaran hutan di negara tetangganya itu yang sangat berdampak pada sebagian besar kota di AS. 

Melansir PEOPLE pada Senin (27/7/2026), Trump mengunggah sebuah gambar hasil AI di akun Truth Socialnya yang menampilkan filter besar di sepanjang tembok perbatasan antara AS dan Kanada, dan di samping gambar itu ada sebuah tanda bertuliskan “Penghalang Filter Udara Amerika Utara. Udara Bersih. Perbatasan Bersih”.

Dalam gambar yang diunggah pada Sabtu (25/7/2026) waktu setempat, filter udara itu diberi label sebagai “Filter Udara Partikulat Efisiensi Tinggi MERV 16”. Dengan gambar bendera Kanada muncul di sisi kiri pembatas, dan bendera Amerika muncul di sisi kanan.

Gambar ini diunggah Trump beberapa minggu setelah asap dari kebakaran hutan di Kanada mulai menyelimuti udara di sejumlah kota di AS hingga mencapai tingkat yang membahayakan kesehatan.

Berdasarkan data pemerintah Kanada dari Reuters, hingga 16 Juli, hampir 860 kebakaran hutan aktif masih terjadi di Kanada, dengan 113 di antaranya dianggap di luar kendali.

Atas kebakaran di Kanada ini, CNN melaporkan bahwa beberapa wilayah AS, termasuk Great Lakes, Northeast, dan Mid-Atlantic, juga terdampak oleh bencana alam tersebut, dengan lebih dari 100 juta orang terpapar kualitas udara berbahaya karena asap terus bergerak ke selatan.

Dampak asap yang melanda AS telah menjadi poin kritik terbaru Trump yang ditujukan kepada pemerintah Kanada selama masa jabatan keduanya.

Sebelumnya, pada Jumat (24/7/2026), Trump mengatakan kepada wartawan saat berbicara di Ruang Oval bahwa ia bermaksud untuk menambahkan biaya apa pun yang ditanggung AS akibat polusi tersebut ke tarif  impor Kanada yang telah berlangsung.

“Kami akan mengenakan tarif besar pada Kanada karena asap itu,” katanya, menambahkan bahwa dia “telah memberi tahu Kanada bahwa mereka harus melakukan sesuatu tentang hal itu,” kata Trump dikutip dari CBC News.

Sementara itu, Perdana Menteri Kanada Mark Carney baru-baru ini mengatakan kepada CBC bahwa Kanada melakukan segala upaya untuk mengendalikan kebakaran hutan. Ia pun menyadari betapa besarnya masalah kebakaran hutan yang terjadi di negara tersebut.

“Luasnya hutan yang dimiliki Kanada delapan kali ukuran Texas — [dan] fakta bahwa kita mengalami kondisi kekeringan yang meluas dari wilayah yang setara dengan Texas hingga Minnesota, jika diibaratkan dalam istilah Amerika,” kata Carney.

Sebelum unggahan gambar AI itu, Trump pernah mengungkapkan tentang lebih banyak kritik terhadap penanganan kebakaran hutan oleh Kanada, serta menyebutnya sebagai "kelalaian yang disengaja".

“Kami meminta pertanggungjawaban Kanada atas fakta bahwa mereka tidak merawat hutan dan semak belukar di dalamnya dengan benar, dan Amerika Serikat secara tidak perlu diserbu oleh udara kotor, tercemar, dan tidak sehat,” tulis Trump di Truth Socialnya pada 17 Juli lalu.

“Ini adalah kelalaian yang disengaja, dan menjadi kejadian tahunan, yang merugikan Amerika Serikat miliaran dolar, dan biaya polusi ini tentu saja harus ditambahkan ke tarif yang saat ini dibayarkan Kanada,” tambah Trump.

Sumber: Peoplesinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: