Komisi III DPR: Konflik Horizontal di Menteng Harus Segera Diredam

Oleh: Ahda Bayhaqi
Senin, 27 Juli 2026 | 17:40 WIB
Massa datangi Polsek Menteng usai terjadi bentrokan (Foto/istimewa)
Massa datangi Polsek Menteng usai terjadi bentrokan (Foto/istimewa)

BeritaNasional.com - Anggota Komisi III DPR RI Hasbiallah Ilyas meminta aparat kepolisian segera meredam konflik horizontal antar dua kelompok warga di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat. Hasbi meminta kepolisian memperkuat keamanan di wilayah berpotensi terjadi aksi balasan.

"Terjadinya konflik horizontal ini harus segera diredam agar tidak semakin meluas dan menimbulkan korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar. Kami meminta aparat kepolisian memperkuat kamtibmas, terutama di wilayah-wilayah yang berpotensi terjadi aksi balasan," ujar Hasbi dalam keterangannya, Senin (27/7/2026).

Menurutnya penjagaan kamtibmas menjadi kunci mencegah konflik berkembang luas. Hasbi menilai, jika konflik horizontal tidak segera ditangani akan berpotensi memicu aksi balas dendam, mengganggu aktivitas masyarakat, merusak rasa aman warga, hingga menimbulkan kerugian ekonomi akibat terganggunya kegiatan usaha dan pelayanan publik.

"Memperkuat kamtibmas harus menjadi prioritas. Kami tidak ingin ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi untuk memperkeruh keadaan, memprovokasi masyarakat, atau memicu konflik di wilayah lain," katanya.

Hasbi meminta kepolisian meningkatkan patroli di lokasi rawan, memperkuat deteksi dini terhadap potensi konflik, serta mengoptimalkan pendekatan persuasif melalui tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda. 

Menurutnya, penyelesaian konflik tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga harus diiringi upaya membangun komunikasi dan rekonsiliasi antarkelompok agar ketegangan tidak terus berlanjut.

Hasbi juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif dengan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia meminta aparat memperkuat edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan hingga ke tingkat RT dan RW agar potensi gesekan dapat dideteksi sejak dini.

"Jangan ada yang mau diadu domba atau terpancing oleh provokasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Semua pihak harus berkomitmen menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. Jika ada persoalan, selesaikan melalui dialog dan serahkan proses penegakan hukum kepada aparat yang berwenang," pungkasnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: