Wilayah Barat AS Darurat Kebakaran Hutan, Ada 37 Titik Panas

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB
Ilustrasi kebakaran hutan. (Foto/EFI)
Ilustrasi kebakaran hutan. (Foto/EFI)

BeritaNasional.com - Kebakaran hutan terjadi di 37 titik wilayah Barat Amerika Serikat (AS). Kebakaran ini disebabkan cuaca panas dan kering serta angin ekstrem sehingga mempersulit pemadaman kebakaran di seluruh wilayah barat Amerika Serikat pada Kamis (25/6/2026).

Dilansir dari Xinhua News pada Jumat (26/6/2026), Otoritas Federal melaporkan, dari 37 kebakaran besar ini, kebakaran di Cottonwood, Utah, sebagai insiden paling besar.

Pusat Koordinasi Antarlembaga Nasional AS (NICC) mengatakan enam kebakaran besar baru telah tercatat dalam 24 jam sebelumnya. 

AS berada pada Tingkat Kesiapsiagaan Nasional Level 3. Hal tersebut menunjukkan tertinggi ketiga dalam kerangka kerja federal untuk kesiapan darurat kebakaran hutan dengan 6.762 personel yang ditugaskan untuk 70 insiden aktif.

Layanan Prediktif dari Pusat Kebakaran Antarlembaga Nasional memproyeksikan potensi kebakaran di atas normal di sebagian besar wilayah Barat hingga Juni dengan alasan musim dingin dan awal musim semi yang lebih hangat dan lebih kering dari biasanya.

Hal tersebut menyebabkan kelembapan bahan bakar berada pada tingkat kering yang belum pernah terjadi sebelumnya di separuh bagian selatan Great Basin dengan kondisi kekeringan salju yang parah juga dilaporkan di beberapa bagian wilayah Barat Daya.

Divisi Sumber Daya Air Utah melaporkan cadangan salju negara bagian tersebut pada tahun 2026 adalah yang terendah dalam catatan dengan seluruh negara bagian diklasifikasikan sebagai wilayah yang mengalami kekeringan.

Gubernur Utah Spencer Cox mengeluarkan deklarasi darurat di seluruh negara bagian untuk kekeringan ekstrem pada Mei dengan semua 29 kabupaten di negara bagian tersebut mengalami kekeringan parah atau ekstrem saat itu.

Di Negara Bagian Utah, kebakaran Cottonwood di Hutan Nasional Fishlake di medan terjal Pegunungan Tushar meluas sekitar 122 kilometer persegi dalam satu hari hingga mencapai sekitar 247 kilometer persegi tanpa penanganan sama sekali.

Api yang ekstrem mengancam banyak bangunan dan infrastruktur penting sehingga memicu perintah evakuasi serta penutupan area, jalan, dan jalur pendakian.

Kebakaran tersebut menghancurkan sebagian Eagle Point Resort dan merusak bangunan di komunitas pondok gunung terdekat, lapor Salt Lake Tribune, dengan pemilik resor Shane Gadbaw mengatakan bahwa belum ada korban jiwa yang diketahui.

Di Utah juga, kebakaran Iron Fire di dekat kota Eureka telah meluas hingga sekitar 150 kilometer persegi dan berhasil dikendalikan 23 persen.

Badan Manajemen Keadaan Darurat Federal (FEMA) menyetujui hibah bantuan manajemen kebakaran untuk kebakaran Cottonwood dan Iron.

Kebakaran Hastings di barat laut Dugway mencakup area sekitar 107 kilometer persegi dan telah berhasil dikendalikan sebesar 70 persen. Di seluruh Great Basin, 2.067 personel ditugaskan untuk menangani 12 insiden aktif, sembilan di antaranya belum terkendali.

Di Negara Bagian Nevada, Kebakaran Grapevine di dekat Caliente membakar sekitar 94 kilometer persegi tanpa penanganan sama sekali.

Sementara itu, Kebakaran Kane Springs meliputi sekitar 69 kilometer persegi dengan penanganan 45 persen dan mengancam infrastruktur kereta api.

Di Arizona, kebakaran Pocket Fire di Hutan Nasional Coconino dan kebakaran Sycamore Fire di Hutan Nasional Tonto membahayakan bangunan dan infrastruktur energi.

Dua kebakaran besar baru juga tercatat di wilayah Barat Daya. Kebakaran White Tail di Negara Bagian Arizona seluas sekitar 3,5 kilometer persegi dengan 10 persen penanganan, dan Kebakaran Canyon Venado di Negara Bagian New Mexico, seluas sekitar 3,7 kilometer persegi dengan nol penanganan. Dua kebakaran baru lainnya tercatat di negara bagian Wyoming dan Idaho.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: