Pengamat: Era Digital Menuntut Individu Mampu Artikulasikan Gagasan
BeritaNasional.com - Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara manusia belajar, bekerja, dan berinteraksi.
Di tengah melimpahnya informasi yang dapat diakses hanya dalam hitungan detik, kemampuan berkomunikasi dinilai menjadi salah satu kompetensi yang semakin menentukan keberhasilan seseorang di berbagai bidang kehidupan.
Pengamat Komunikasi Digital Laju Institute Mandra Pradipta atau yang akrab disapa Dipta, menilai bahwa era digital telah menciptakan lingkungan yang kompetitif. Menurutnya pengetahuan saja tidak lagi cukup untuk membangun pengaruh maupun memberikan kontribusi yang berarti.
Menurut Dipta, kemampuan mengartikulasikan gagasan secara jelas, baik melalui komunikasi lisan maupun tulisan, kini menjadi faktor yang membedakan individu yang hanya memiliki pengetahuan dengan individu yang mampu mengubah pengetahuan tersebut menjadi nilai dan manfaat bagi orang lain.
"Di era digital, kemampuan berbicara dan menulis bukan lagi sekadar keterampilan pendukung, melainkan kompetensi utama yang menentukan bagaimana seseorang membangun pengaruh, kolaborasi, dan kepercayaan di ruang publik," terangnya, Senin (27/7/2026)
Ia menjelaskan kemajuan teknologi telah membuka kesempatan yang sangat luas bagi setiap orang untuk menyampaikan ide, berbagi pengalaman, dan berpartisipasi dalam berbagai ruang diskusi.
Namun, kesempatan tersebut hanya dapat dimanfaatkan secara optimal apabila seseorang mampu menyampaikan gagasannya dengan baik.
Menurutnya, banyak individu memiliki pengetahuan yang baik, tetapi belum tentu mampu menjelaskan pemikirannya secara sistematis dan mudah dipahami.
Padahal, dalam ekosistem digital, kemampuan menyampaikan pesan sering kali menjadi jembatan yang menghubungkan pengetahuan dengan dampak yang dapat dirasakan masyarakat.
"Kompetensi di era digital tidak hanya diukur dari apa yang kita ketahui, tetapi juga dari bagaimana kita menjelaskan apa yang kita ketahui. Pengetahuan memberikan fondasi, tetapi komunikasi membuat pengetahuan itu dapat dipahami, diterima, dan dimanfaatkan oleh orang lain," paparnya.
Dipta menilai kemampuan mengartikulasikan gagasan pada era digital dapat dipandang sebagai bentuk baru dari modal sosial. Kemampuan tersebut memungkinkan seseorang membangun kepercayaan, memperluas kolaborasi, serta menghadirkan pengaruh positif di tengah masyarakat.
"Di era digital, kemampuan mengartikulasikan gagasan merupakan bentuk baru dari modal sosial yang menentukan bagaimana seseorang membangun kepercayaan, kolaborasi, dan pengaruh di tengah masyarakat," katanya.
Menurut Dipta, perubahan tersebut turut mengubah kebutuhan dunia pendidikan, organisasi, maupun dunia kerja. Kemampuan berpikir kritis tetap penting, namun kemampuan mengomunikasikan hasil pemikiran tersebut menjadi faktor yang tidak kalah menentukan.
Ia menambahkan bahwa komunikasi yang efektif bukan hanya soal berbicara di depan umum atau menulis dengan baik, tetapi juga tentang kemampuan menyusun gagasan secara terstruktur, mendengarkan perspektif orang lain, dan membangun dialog yang produktif.
"Di tengah derasnya arus informasi, masyarakat membutuhkan individu yang mampu menjembatani pengetahuan dengan pemahaman. Karena itu, kemampuan komunikasi menjadi salah satu keterampilan yang paling relevan untuk menghadapi tantangan masa depan," jelasnya.
Lebih lanjut, Dipta menilai bahwa penguatan kemampuan komunikasi perlu menjadi bagian dari proses pengembangan sumber daya manusia di berbagai sektor. Menurutnya, individu yang mampu mengartikulasikan gagasan secara baik akan memiliki peluang lebih besar untuk berkolaborasi, memimpin, dan berkontribusi dalam kehidupan sosial maupun profesional.
"Pada akhirnya, yang membedakan seseorang di era digital bukan hanya seberapa banyak informasi yang dimiliki, tetapi seberapa baik ia mampu mengubah informasi tersebut menjadi pemahaman yang bermanfaat bagi orang lain. Di situlah komunikasi menemukan peran strategisnya," pungkasnya.
PERISTIWA | 14 jam yang lalu
DUNIA | 11 jam yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu






