Indonesia Dalam Kondisi Survival Mode Hadapi Fluktuasi Harga Minyak Dunia
BeritaNasional.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, saat ini Indonesia berada dalam kondisi survival dalam menghadapi fluktuasi harga minyak dunia akibat gejolak geopolitik.
“Hingga saat ini, strategi kita masih sama, yaitu dalam kondisi ‘survival mode’. Kita selalu siap mengantisipasi gejolak atau dinamika perubahan yang cepat,” ujar Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia.
Kondisi tersebut berlangsung sejak terjadinya krisis energi global pada Februari 2026.
Anggia mengatakan, pemerintah tentu berharap kondisi global segera membaik, namun tidak ada yang bisa menjamin konflik segera berakhir.
Oleh karena itu, Anggia mengatakan langkah yang diambil oleh Kementerian ESDM adalah melakukan diversifikasi sumber-sumber impor, baik untuk minyak mentah, maupun untuk bahan bakar minyak (BBM) dan LPG.
“Pemerintah juga terus memitigasi dan memperkuat stok energi untuk memastikan ketersediaan pasokan bagi masyarakat,” ujar Anggia.
Ia mengatakan, saat harga minyak mentah mengalami peningkatan di pasar internasional, Indonesia juga turut menuai keuntungan sebab menghasilkan 600 ribu barel minyak per hari.
“Secara APBN akan menaikkan pendapatan negara dari sisi PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak) penjualan minyak mentah,” kata Anggia.
Sumber: Antara
PERISTIWA | 15 jam yang lalu
DUNIA | 12 jam yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu







