Komisi XI DPR Minta BI Fokus Jaga Nilai Rupiah Selama Transisi Kepemimpinan

Oleh: Ahda Bayhaqi
Senin, 27 Juli 2026 | 12:13 WIB
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal. (Foto/Gerindra)
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal. (Foto/Gerindra)

BeritaNasional.com - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal mengingatkan peran Bank Indonesia (BI) menjaga stabilitas nilai rupiah harus tetap terjaga di tengah proses pergantian Gubernur BI.  Hal itu disampaikan menanggapi pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI.

"Sekarang yang penting dalam proses pergantian GBI, peran BI dalam menjaga stabilitas kurs dan nilai rupiah juga harus terjaga," ujarnya kepada wartawan, Senin (27/7/2026).

Hekal menilai, Destry Damayanti sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur BI mampu mengemban tugas dalam menjaga stabilitas rupiah. Serta dapat meyakinkan pelaku industri bahwa BI bisa menjalankan tugas dengan baik.

"Penunjukan ibu Destry sebagai GBI sementara sudah sesuai UU BI dan saya yakin beliau mampu mengemban tugas tersebut dan meyakinkan semua pelaku industri bahwa BI dapat melaksanakan tugasnya dengan baik," tuturnya.

Diberitakan, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto telah secara resmi menerima pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo. Dia bilang, pengunduran diri Perry tersebut telah diterima sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Prasetyo menjelaskan, proses penerimaan pengunduran diri mengacu pada Undang-Undang Bank Indonesia. Menurutnya, seluruh tahapan dilakukan sesuai prosedur yang telah diatur dalam regulasi.

"Bahwa per kemarin secara resmi menerima pengunduran diri dari Gubernur Bank Indonesia kepada Bapak Presiden yang kemudian sesuai dengan mekanisme dan aturan perundang-undangan yang berlaku terutama kita mengacu kepada UU Bank Indonesia," kata Prasetyo Hadi dalam keterangan pers di Bank Indonesia, Senin (27/7/2026).

Sementara itu, Gubernur BI akan dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur BI Desty Damayanti. sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: